Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Peternakan Sapi Perah di Pegunungan Arfak akan Dihidupkan Lagi

Minggu, 10 Agustus 2025
A A
Pegunungan Arfak di Papua Barat. Foto BBKSDA Papua Barat.

Pegunungan Arfak di Papua Barat. Foto BBKSDA Papua Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

Pada kesempatan sama, salah satu pendiri SPR IPB, Prof. Agik Suprayogi mengatakan, Kabupaten Pegunungan Arfak memiliki kondisi mikroklimat yang sejuk sekitar 18–22oC dengan kesuburan tanah dan keberadaan air melimpah. Kondisi ini sangat potensial untuk pengembangan sapi perah dengan konsep agrosilvopastoral.

Pada zaman kolonial Belanda, wilayah tersebut sudah ada peternakan sapi perah. Namun, setelah kemerdekaan tidak diteruskan peternak di sana.

Baca juga: Empat Hotel Bintang Tiga di Puncak Disegel karena Buang Limbah ke Ciliwung

“Menjadi benar dan cocok jika wilayah Pegunungan Arfak dikembalikan menjadi peternakan sapi perah melalui SPR IPB,” kata Dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University itu.

Dekan Fakultas Peternakan Unipa, Prof. Andoyo Supriyantono menyampaikan apresiasi yang tinggi atas hadirnya IPB University di Papua Barat melalui inovasi SPR yang sudah tersebar di Indonesia. “Kami juga terpanggil bersama IPB untuk mendukung program DPKH Papua Barat,” ungkap Andoyo.

Sementara perwakilan Solidaritas Alumni SPR Indonesia (SASPRI), Arya Wishnuardi menyebutkan, SPR komoditas ayam dapat dikembangkan di Manokwari. Sementara itu, komoditas sapi potong cocok dikembangkan di Manokwari Selatan. Sebab, kedua komoditas tersebut sudah menjadi tumpuan ekonomi masyarakat setempat.

Baca juga: Pelepasliaran Kucing Akibatkan Overpopulasi, Zoonosis hingga Mengganggu Ekosistem

“Yang diperlukan sekarang adalah melatih mindset dan membuka akses pasar yang lebih luas,” kata dia.

SPR adalah inovasi IPB University yang telah tersebar di 29 kabupaten dan 18 provinsi di Indonesia. Mereka berharap SPR IPB bermanfaat bagi petani dan peternak dalam upaya meraih kedaulatan pangan mereka di Provinsi Papua Barat. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Kabupaten ManokwariKabupaten Pegunungan ArfakPapua Baratpeternakan sapi perahSekolah Peternakan Rakyat IPB University

Editor

Next Post
Tim ekspedisi geosains yang berangkat ke selatan Pulau Sumba, NTT. 10 Agustus 2025. Foto BRIN.

Ekspedisi Geosains, Pelajari Zona Tumbukan Dua Lempeng di Selatan Pulau Sumba

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media