Minggu, 4 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Potensi Hujan Intensitas Tinggi, Cuaca Libur Idul Fitri 2026 Diprakirakan Kondusif  

Jumat, 13 Februari 2026
A A
Ilustrasi musim penghujan. Foto Pexels/pixabay.com.

Ilustrasi musim penghujan. Foto Pexels/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Tanggal 11-20 Maret dan 21–30 Maret 2026, cuaca relatif serupa, didominasi hujan ringan hingga sedang.

“Prakiraan akan terus diperbarui berdasarkan analisis dan data terkini,” kata Faisal.

Pada Maret 2026, potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) perlu diwaspadai di kawasan Sumatera Barat, Samudra Hindia, Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, Papua hingga Pasifik Utara. Dampak yang dapat ditimbulkan antara lain turbulensi dan petir pada rute penerbangan, serta hujan lebat, badai guntur, wind gust, dan wind shear di area bandara (aerodrome).

Ia juga mengingatkan potensi banjir rob pada Maret 2026 akibat kombinasi fase Bulan Baru pada 19 Maret 2026 dan fase Perigee pada 22 Maret 2026 yang dapat meningkatkan ketinggian pasang air laut. Wilayah pesisir Indonesia diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan.

Baca juga: Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?

Untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026, BMKG menyediakan berbagai platform informasi cuaca untuk sektor transportasi, antara lain: Digital Weather for Traffic (DWT), System of Interactive Aviation Meteorology (Ina-SIAM), Indonesia Weather Information for Shipping (InaWIS), Website dan aplikasi InfoBMKG, Media sosial resmi BMKG, Dynamic Message Sign (DMS) di jalan tol, SMS Blast dan display cuaca outdoor.

BMKG juga menyampaikan informasi cuaca ekstrem melalui grup WhatsApp kepada stakeholder serta menerbitkan press release kepada kepala daerah dan pemangku kepentingan.

Pada tingkat pusat, Posko BMKG berada di Kantor Pusat BMKG dan bergabung di Posko Kementerian Perhubungan. Di tingkat daerah, terdapat 38 UPT BMKG di setiap provinsi serta posko gabungan di 13 pelabuhan dan 96 bandara.

BMKG juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) secara situasional dan berbasis kebutuhan untuk mendukung mitigasi bencana hidrometeorologi, khususnya dalam menekan intensitas hujan di wilayah berisiko. [WLC02]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: awan CumulonimbusBMKGhujan intensitas tinggiLibur Idul Fitri

Editor

Next Post
Kunjungan pejabat KLH/BPLH di kawasan konservasi Pesut Mahakam di Kalimantan Timur. Foto KLH/BPLH.

Kementerian Lingkungan Hidup Lindungi Pesut Mahakam Lewat Desa Konservasi

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media