Rabu, 13 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Pulau Jawa Waspada Hujan Lebat dan Ombak Tinggi 20-27 Januari

Jumat, 19 Januari 2024
A A
Petas satelit soalpotensi cuaca ekstrem di wilayah Pulau Jawa pada 20-27 Januari 2024. Foto Dok. BMKG.

Petas satelit soalpotensi cuaca ekstrem di wilayah Pulau Jawa pada 20-27 Januari 2024. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Berdasarkan analisis dan pemantauan data cuaca, Badan Meteorologi Geofisika dan Klimatologi (BMKG) mengidentifikasi ada potensi cuaca ekstrem berupa peningkatan intensitas curah hujan di sekitar wilayah Jawa. Dalam 24 jam terakhir misalnya, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat terukur di Sleman Yogyakarta (102.7 mm/hari), Cilacap Jawa Tengah (94.4 mm/hari), Sangkapura Jawa Timur (71.9 mm/hari), dan Cengkareng DKI Jakarta (55 mm/hari).

“Mencermati hasil analisis dinamika atmosfer terkini, potensi cuaca ekstrem di sebagian wilayah Jawa diprakirakan masih dapat berlangsung hingga pekan depan,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto pada 19 Januari 2024.

Faktor pemicunya adalah:
Pertama, aktivitas Monsun Asia menguat disertai potensi seruakan dingin sehingga dapat menyebabkan peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan sebelah selatan ekuator.

Baca Juga: Sugeng Sapto: Sedimentologi – Stratigrafi untuk Eksplorasi dan Mitigasi Bencana

Kedua, Madden Julian Oscillation (MJO) aktif di sekitar wilayah Indonesia bagian tengah, sehingga turut memicu potensi peningkatan awan hujan.

Ketiga, pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang terbentuk di wilayah Laut Jawa dan Pulau Jawa bagian barat hingga bagian tengah yang disebabkan adanya sistem tekanan rendah di sekitar Australia dan di Samudra Pasifik tenggara Papua.

Potensi Hujan Sedang-Lebat Periode 20-23 Januari 2024 di Pulau Jawa terjadi di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur. Sedangkan Periode 24-26 Januari 2024 terjadi di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur.

Baca Juga: 5 Provinsi Jadi Prioritas Nasional Simulasi Penanggulangan Bencana

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjir robBMKGCuaca Ekstremgelombang tinggiPulau Jawa

Editor

Next Post
Ilustrasi ombak tinggi. Foto jpleni/pixabay.com

Siklon Tropis Anggrek Terjadi di Perairan dan Berdampak di Daratan

Discussion about this post

TERKINI

  • Mengapati dan mendokumentasikan letusan Gunung Sakurajima di Jepang pada 2013 dari jauh. Foto Dok. Mirzam Abdurrachman.Erupsi Dukono, Pentingnya Pemahaman Risiko dan Peringatan Dini yang Mudah Dipahami
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Salah satu jenis anggrek Merapi. Foto Dok. TNG Merapi.Anggrek Merapi, Beraroma Wangi dan Mampu Bertahan Saat Erupsi
    In Rehat
    Selasa, 12 Mei 2026
  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media