Selasa, 6 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Puluhan Kecamatan di Kabupaten Sukabumi Terdampak Banjir dan Longsor

Rabu, 4 Desember 2024
A A
Penampakan banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, 4 Desember 2024. Foto tangkapan layar video X/@infomitigasi

Penampakan banjir bandang di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, 4 Desember 2024. Foto tangkapan layar video X/@infomitigasi

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa kecamatan lain yang terdampak bencana ini, termasuk Lengkong, Cikembar, Bantargadung, dan Sukaraja yang sebagian besar terendam air. Selain itu, beberapa desa di Kecamatan Sukalarang, Cicurug, dan Curugkembar turut terimbas, meskipun dengan tingkat kerusakan bervariasi. Desa Mekartani di Kecamatan Cidadap juga terdampak longsoran tanah yang mengancam permukiman di sekitar lokasi tersebut.

BPBD Sukabumi Tengah melakukan assessment untuk mengidentifikasi kerusakan dan kebutuhan mendesak. Fokus utama adalah memastikan evakuasi warga di lokasi-lokasi rawan longsor. Selain itu, upaya pemulihan infrastruktur, seperti jalan dan jembatan yang terputus penting untuk memulihkan aksesibilitas dan mendukung proses pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

Baca Juga: Ada Terowongan untuk Lintasan Satwa Liar di Tol Akses IKN

Satu keluarga tertimbun longsor di Cianjur

Sementara kejadian tanah longsor menimpa sebuah rumah di Desa Talagasari, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 3 Desember 2024.

Longsor terjadi setelah hujan deras turun dengan durasi cukup lama di wilayah tersebut. Akibatnya, tebing yang berada di belakang rumah tersebut menimpa satu keluarga yang ada di dalamnya.

Tim gabungan beserta masyarakat mengevakuasi warga di rumah tersebut. Dua orang ditemukan tewas dalam keadaan tertimbun longsor dan material rumah, yakni Yusma (26 tahun) dan Aqila (1 tahun). Sementara satu orang atas nama Hilman mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

“BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan mengingat saat ini sejumlah daerah memasuki musim hujan. Khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah tebing dan bukit agar waspada jika hujan dengan itensitas tinggi terus terjadi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam siaran tertulis tertanggal 4 desember 2024. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir dan LongsorKabupaten CianjurKabupaten Sukabumi

Editor

Next Post
Rapat BMKG bersama Komisi V DPR membahas persiapan libur Nataru 2024/2025, 4 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.

Mobilitas Tinggi di Jawa-Sumatera, Cek Info Cuaca Ekstrem Sebelum Liburan Nataru

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media