Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ranggah Kijang Bercabang Dua, Ranggah Rusa Bercabang Banyak

Ada enam jenis satwa dari famili Cervidae yang ada di Indonesia, yakni rusa Jawa atau rusa timor, rusa sambar, rusa bawean, kijang kuning Kalimantan (kijang merah), dan kijang gunung Sumatra.

Jumat, 25 Juli 2025
A A
Rusa dan kijang. Foto: Blaise Droz/www.viensdanslajungle.ch & arundoc/freepik.

Rusa dan kijang. Foto: Blaise Droz/www.viensdanslajungle.ch & arundoc/freepik.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca juga: Ikan Nila dan Mujair Berbeda secara Morfologis, Tak Jauh Beda dalam Reproduksi

Indonesia sebagai negara megabiodiversitas memiliki enam jenis satwa dari famili Cervidae. Ada rusa Jawa atau rusa timor, rusa sambar, rusa bawean, kijang kuning Kalimantan (kijang merah), dan kijang gunung Sumatra.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga kekayaan keanekaragaman hayati tersebut.

“Potensi keanekaragaman hayati yang sangat tinggi itu tentunya harus kita jaga bersama. Supaya terus ada, terus bertahan, memberikan kemanfaatan untuk masyarakat Indonesia,” ujar dia.

Ia pun mendorong para peneliti dan generasi muda untuk terus menggali potensi tersebut dengan bijak. Perlu dipikirkan pemanfaatan biodiversitas secara arif dan bijaksana demi masa depan bangsa. [WLC02]

Sumber: IPB University

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB Universitykeanekaragaman hayatikijangrusa

Editor

Next Post
Dosen Fakultas Pertanian UGM, Eka Tarwaca Susila Putra. Foto Dok. Faperta UGM.

Eka Tarwaca, Konversi Lahan Karet Menjadi Kebun Sawit Keliru dan Berisiko

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media