Sabtu, 17 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Refleksi 9 Tahun Menteri Siti Nurbaya di Hari Bakti Rimbawan

Sabtu, 18 Maret 2023
A A
Menteri LHK Siti Nurbaya memotong nasi tumpeng di acara resepsi peringatan Hari Bakti Rimbawan yang ke-40 tahun 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Menteri LHK Siti Nurbaya memotong nasi tumpeng di acara resepsi peringatan Hari Bakti Rimbawan yang ke-40 tahun 2023. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Memperingati Hari Bakti Rimbawan yang ke-40 di tahun 2023, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyampaikan delapan poin penting yang dikerjakan selama menjabat sebagai menteri sejak 2014.

Menteri Siti Nurbaya menegaskan  Kementerian LHK telah mengalami perubahan yang sangat mendasar bahkan paradigmatis.

“Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun kita telah bekerja sangat keras dalam upaya menjaga dan mengelola sumber daya alam,” ucap Menteri Siti Nurbaya di acara resepsi Hari Bakti Rimbawan pada Kamis, 16 Maret 2023.

Baca Juga: Obituari Widodo: Petani Melawan Penambangan Pasir Besi dengan Menanam

Dalam peringatan Hari Bakti Rimbawan itu, Menteri Siti Nurbaya menuturkan, sejak 2014 hingga sekarang telah dilakukan dilakukan dan memberikan perubahan yang paradigmatis.

Pertama, keberpihakan kepada masyarakat terhadap akses kelola hutan, termasuk masyarakat adat. Kedua, perubahan dari orientasi usaha timber management menjadi forest landscape management yang berorientasi pada sustainable forest management.

Ketiga, solusi permanen pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Keempat, perlindungan dan pemulihan lingkungan melalui antara lain diawali dengan pembangunan persemaian skala besar, rehabilitasi hutan dan lahan, tata kelola gambut, replikasi ekosistem, rehabilitasi mangrove, serta perlindungan sumberdaya air, dan upaya pemulihan daya dukung Daerah Aliran Sungai (DAS).

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: aktivis lingkunganHari Bhakti Rimbawanhutan tropika basahLingkungan hidupMenteri Siti Nurbaya

Editor

Next Post
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu, 18 Maret 2023, pukul 14.46 WIB. Foto magma.esdm.go.id.

Gunung Anak Krakatau Alami 3 Kali Erupsi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ratusan Perempuan Adat dari berbagai wilayah Nusantara berkumpul dalam Temu Nasional (Temunas) IV di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Foto Dok Perempuan AMAN.Temunas IV Perempuan AMAN: Perempuan Adat Perkuat Kepemimpinan dan Kedaulatan
    In News
    Jumat, 16 Oktober 2026
  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media