Sabtu, 6 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil

Dampak radiasi matahari dengan gelombang pendek yang merupakan sumber energi utama yang menggerakan cuaca dan iklim di Bumi.

Sabtu, 18 April 2026
A A
Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.

Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Pakar klimatologi lingkungan ini menjelaskan, salah satu bentuk penyusutan gletser adalah mencairnya es di banyak wilayah kutub dan pegunungan di Benua Eropa. Es yang mencair menyebabkan peningkatan volume air laut. Volume air laut yang meningkat menyebabkan kenaikan muka air laut dan menyempitnya luas daratan rendah akibat terendam.

“Dampak yang dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia adalah fenomena abrasi dan kenaikan muka air laut di daerah Semarang atau pesisir utara Jawa. Banyak pakar yang telah meneliti fenomena tersebut, meskipun kenaikan muka air tidak hanya disebabkan oleh peningkatan volume air laut,” jelas dia, Jumat, 17 April 2026.

Beberapa upaya penurunan lintas sektor dilakukan untuk mencegah peningkatan suhu permukaan Bumi, sehingga bisa menekan jumlah penyusutan gletser. Untuk mencegah dampak yang semakin parah adalah mengupayakan dekarbonisasi atau menurunkan peningkatan suhu permukaan bumi dengan mendorong dekarbonisasi lintas sektor dan regulasi pemanfaatan lahan perlu benar-benar diimplementasikan.

Di tingkat rumah tangga, kita bisa membantu dengan melakukan penghematan listrik, mengurangi pemakaian bahan bakar fosil, dan apabila mungkin, berpartisipasi dalam usaha pohon untuk membantu menurunkan suhu udara dalam jangka panjang. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: bahan bakar fosilBMKGFakultas Geografi UGMPuncak Sudirman Pegunungan Jayawijayasalju abadi

Editor

Next Post
Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.

Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026

Discussion about this post

TERKINI

  • Pakar Pencemaran dan Toksikologi IPB University, Prof. Etty Riani. Foto Dok. Harita.Etty Riani, Sampah Muara Angke Ancam Ekosistem Mangrove
    In Sosok
    Sabtu, 6 Juni 2026
  • Tanggul laut raksasa di pantai utara Jakarta. Foto SDA PU.Menteri Jumhur: Giant Sea Wall Bukan Solusi Tunggal Rob Pantura, Penanaman Air Solusi Tanah Amblas
    In Lingkungan
    Sabtu, 6 Juni 2026
  • Beberapa pulau-pulau kecil di Raja Ampat, Papua Barat Daya tampak gundul akibat penambangan nikel. Foto Dok. AMAN.Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pembangunan Ekstraktif di Papua Sumbang 70 Persen Deforestasi Nasional
    In Lingkungan
    Jumat, 5 Juni 2026
  • Rakor kesiapsiagaan menghadapi kemaru 2026 di Jawa Barat. Foto Dok. BMKG.Antisipasi Kekeringan 2026, TNI AD Pilih Lakukan Pengeboran Sumur
    In News
    Jumat, 5 Juni 2026
  • Ilustrasi bandara antariksa. Foto www.gov.u.LBH Papua Kecam Rencana Pengukuran Lokasi Bandar Antariksa di Biak Numfor
    In News
    Kamis, 4 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media