Jumat, 20 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sang Kompiang, Indonesia Baru Mampu Memproduksi 12 dari 200 Minyak Atsiri

Indonesia secara konsisten berada dalam 10 besar penghasil sumber daya alam hayati.

Sabtu, 20 Juli 2024
A A
Guru Besar bidang Bioresource Processing Fakultas Teknik Kimia UGM, Prof. Sang Kompiang Wirawan. Foto chemeng.ugm.ac.id.

Guru Besar bidang Bioresource Processing Fakultas Teknik Kimia UGM, Prof. Sang Kompiang Wirawan. Foto chemeng.ugm.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak kalah penting, menurut Kompiang, peningkatan teknik pengolahan produk hayati atau bioresource product engineering harus dimaksimalkan pemanfaatan bahan baku sumber daya hayati yang tersedia sehingga dapat bernilai jual lebih tinggi.

Baca Juga: Fenomena Mbedhidhing Pernah Capai 1 Derajat Celcius di Dataran Tinggi Dieng

“Pengembangan sain dan teknologi untuk pengolahan sumber daya alam hayati memerlukan riset yang serius. Sejalan dengan penerapan konsep bioresource product engineering,” terang dia.

Ia menyampaikan kegiatan Teaching Industry yang dilakukan UGM dalam mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi pada pengelolaan produk hayati, salah satu usaha dalam konsep tersebut adalah UGM Cocoa Teaching and Learning Industry.

Ia berharap program ini tidak hanya mampu membangkitkan industri kakao, namun juga mampu menggerakkan industri hilir makanan dan minuman berbasis coklat untuk melakukan ekspansi dan berdampak positif. Sebab nilai tambah kakao ada di dalam negeri, menyerap tenaga kerja, adanya multiplier effect terhadap industri pendukung seperti industri pengemasan, transportasi, perbankan, dan sektor-sektor lain.

Baca Juga: Kritik Walhi Gorontalo, Pemda Lamban Atasi Bencana Ekologis di Gorontalo yang Berulang

Ia pun mengajak semua orang untuk bersama menyumbangkan solusi demi pemanfaatan sumber daya alam yang berkualitas. Serta mengimplementasikan potensi sumber daya alam hayati dan manusia yang melimpah untuk memberikan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa Indonesia.

“Bangsa Indonesia harus unggul dan tampil terdepan dalam pengembangan teknologi pengolahan sumber daya alam berbasis bioresource product engineering untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi bangsa menuju kesejahteraan rakyat,” harap dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: FT Kimia UGMminyak atsiriProf Sang Kompiang Wirawanrempah-rempahsumber daya alam hayati

Editor

Next Post
Rakornas PSLB3 2024 di jakarta, 16 Juli 2024. Foto PPID KLHK.

Jadikan Pengelolaan Sampah Gaya Hidup Menuju Zero Waste Zero Emission 2050

Discussion about this post

TERKINI

  • Pencemaran di sungai-sungai di Jabodetabek. Foto Dok. Walhi.Pencemaran Sungai-sungai di Jabodetabek Berulang Setiap Tahun
    In Lingkungan
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Padang lamun. Foto ugm.ac.id.Ada 16.312 Data Keanekaragaman Hayati Kurun 2020-2024 di Indonesia
    In Rehat
    Selasa, 17 Februari 2026
  • Air melimpas ke jalan raya Purwodadi-Semarang, akibat tanggul tidak mampu menampung debit air di Dusun Mlati, Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin, 16 Februari 2026. Foto BPBD Kabupaten Grobogan.Banjir Rendam 34 Desa di Grobogan, Beberapa Tanggul Jebol
    In Bencana
    Senin, 16 Februari 2026
  • Peneliti BRIN melakukan penelitian di Sungai Cisadane. Foto Dok. BRIN.Sungai Cisadane Tercemar Pestisida, Peneliti BRIN Bagikan Strategi Mitigasi Darurat
    In Lingkungan
    Senin, 16 Februari 2026
  • Citra satelit terkait potensi monsun Asia yang menguat. Foto Dok. BMKG.Monsun Asia Menguat, Waspada Potensi Hujan Lebat di Aceh hingga Papua
    In News
    Minggu, 15 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media