Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Satu Orang Tewas dalam Musibah Tanah Longsor di Wonosobo

Kamis, 10 Februari 2022
A A
Wwarga bersama tim gabungan membersihkan jalan yang tertimbun material tanah longsor di Kecamatan Kejajar, Wonosobo, pada Rabu, 9 Februari 2022. Foto BPBD Kabupaten Wonosobo.

Wwarga bersama tim gabungan membersihkan jalan yang tertimbun material tanah longsor di Kecamatan Kejajar, Wonosobo, pada Rabu, 9 Februari 2022. Foto BPBD Kabupaten Wonosobo.

Share on FacebookShare on Twitter

Peristiwa tanah longsor di Wonosobo terjadi pada Rabu, 9 Februari 2022, pukul 15.00 WIB, saat wilayah Kecamatan Kejajar dilanda hujan lebat.

Baca Juga; Vaksin Merah Putih Masuk Tahap Uji Klinis I, Bersertifikat Halal hingga 2026

PVMBG menginformasikan potensi pergerakan tanah Februari 2022 di Kabupaten Wonosobo meliputi 15 kecamatan yakni, Kecamatan Garung, Kalibawang, Kalikajar, Kaliwiro, Kejajar, Kepil, Kertek, Leksono. Lebih lanjut Mojotengah, Sapuran, Selomerto, Sukoharjo, Wadaslintang, Watumalang, dan Wonosobo. Ke-15 kecamatan itu memiliki potensi pergerakan tanah kategori menengah hingga tinggi.

Kawasan pemukiman di sekitar pegunungan Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Foto Wanaloka.com
Kawasan pemukiman di sekitar pegunungan Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Foto Wanaloka.com

Dijelaskan, daerah yang mempunyai potensi pergerakan tanah kategori menengah yakni pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. Sedangkan daerah yang mempunyai potensi pergerakan tanah tinggi jika curah hujan di atas normal, dan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

“Diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi,” kata Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BNPBBPBDhujan lebatKabupaten Wonosobolongsor di WonosoboPegunungan DiengProvinsi Jawa TengahPVMBG Badan GeologiTanah Longsor

Editor

Next Post
Banjir menggenangi wilayah Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Jumat, 11 Februari 2022. Foto Dok BNPB.

Banjir di Bengkalis Genangi 1.274 Rumah, Waspadai Potensi Hujan  2 Hari  ke Depan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media