Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Seharusnya ASEAN Mencontoh Praktik Baik Transisi Energi Ramah Lingkungan di Bali

Indonesia sudah punya praktik baik transisi energi yang ramah lingkungan. Jadi buat apa mempromosikan solusi yang menyesatkan?

Jumat, 25 Agustus 2023
A A
Ilustrasi tenaga listrik ramah lingkungan. Foto PIRO4D/pixabay.com.

Ilustrasi tenaga listrik ramah lingkungan. Foto PIRO4D/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Regulasi yang berisi identifikasi sumber-sumber yang ramah lingkungan tersebut dinilai merupakan praktik konkret dari transisi energi yang seharusnya menjadi prioritas untuk dilakukan mengingat komitmen capaian penurunan emisi (Net Zero Emission) pada 2060. Menurut Untung, sudah selayaknya dokumen dan praktik-praktik baik di wilayah Bali menjadi pijakan Pemprov Bali dalam melaksanakan praktik transisi energi yang tengah diperbincangkan dan dilakukan, baik di level nasional dan regional.

“Semestinya juga dipamerkan dalam acara Internasional, seperti The ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM-41) itu,” kata Untung.

Baca Juga: Walhi Pastikan Aceh Tenggara Langganan Banjir Akibat Tutupan Hutan Rusak

Direktur Walhi Bali, Made Krisna “Bokis” Dinata menjelaskan, saat ini sudah ada beberapa praktik-praktik baik transisi energi di Bali.

“Praktik transisi energi yang berkelanjutan haruslah didukung Pemerintah Provinsi Bali,” kata Krisna Bokis.

Berdasarkan catatan Walhi Bali, beberapa praktik baik transisi energi di Bali, meliputi:

Pertama, yang dilakukan PT Panji Muara Raya (PMR), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang energi dengan membangun Pembangkit Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Sungai Muara, Desa Sambangan, Kabupaten Buleleng, Bali. PLTMH ini dapat menghasilkan energi listrik sebesar 2 Megawatt yang dapat dimanfaatkan sekitar 2.000 KK di sana dengan estimasi penggunaan sebesar 1000 Watt setiap rumah.

Baca Juga: Irmadita Citrashanty: Polusi Udara Berpotensi Akibatkan Kanker Kulit

Selain itu, PLTMH dinilai ramah lingkungan karena tidak menggunakan bahan bakar bensin, solar atau gas yang dapat menimbulkan efek buruk pada alam. Pembangkit berkapasitas 2×700 kilowatt (KW) tersebut telah beroperasi sejak 2016.

“PLTMH ini tak hanya berfungsi sebagai penyedia tenaga listrik di bagian utara saja, tetapi juga berfungsi sebagai showcase (percontohan) solusi energi terbarukan di Bali,“ kata Krisna Bokis.

Kedua, kolaborasi antara PT. Supraco Multi Sarana (SMS) dengan salah satu BUMD di Bali yang bergerak dalam bisnis energi terbarukan, yakni PD. Bhukti Mukti Bhakti Kabupaten Bangli (BMB). Mereka meluncurkan brand “Sameton Surya” yang dalam Bahasa Indonesia berarti Saudara Surya. Lewat brand tersebut, mereka mempercepat pengembangan pemanfaatan energi surya di Bali, khususnya di Kabupaten Bangli.

“Praktik transisi energi seperti ini tentu saja berbasis sumber yang ramah lingkungan. Kerjasama ini sangat layak dijadikan showcase kita. Dan praktik-praktik baik ini seharusnya mendapat tempat utama secara inklusif di dalam transisi energi ke energi bersih di Bali,” tukas Sekjend FRONTIER (Front Demokrasi Perjuangan Rakyat) Bali, Anak-Agung Gede Surya Sentana. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: AMEM ke-41ASEANBaliEnergi fosilpemanasan globalpraktik baikTAGPtransisi energi ramah lingkungan

Editor

Next Post
Pakar Oceanography IPB University, Prof. Agus S. Atmadipoera. Foto IPB University.

Agus Atmadipoera: El Nino Jadi Berkah Lumbung Ikan Nasional

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media