Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Serba Serbi KTT G20, BMKG Perbarui Aplikasi InfoBMKG

Sejumlah fitur di aplikasi InfoBMKG diperbarui dan dikembangkan. Langkah ini dilakukan BMKG secara swadaya tanpa bantuan vendor, bertujuan menyukseskan perhelatan KTT G20.

Kamis, 10 November 2022
A A
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Foto bmkg.go.id.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. Foto bmkg.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Selain itu, ada penambahan teknologi yang bermanfaat bagi pengguna aplikasi InfoBMKG, yaitu crowdsourcing. Melalui fitur tersebut, kata Dwikorita, pengguna bisa memberikan informasi mengenai perubahan cuaca dan gempa bumi di sekitar tempatnya. Fitur ini sebagai sarana verifikasi informasi yang dikeluarkan BMKG dan membantu BMKG dalam meningkatkan akurasi data dan informasi yang dikeluarkan BMKG.

Adapun beberapa fitur yang ditambahkan dalam pembaruan aplikasi ini yakni pertama, fitur Impact Based Forecasting (IBF) atau Informasi Cuaca Berbasis Dampak. Kedua, terdapat fitur citra satelit dan radar yang dikumpulkan dari 42 radar di seluruh Indonesia. Ketiga, fitur voice command yang merupakan fitur untuk membantu para penyandang disabilitas dalam mengakses data dan informasi.

Baca Juga: Konflik Harimau dengan Manusia di Pelalawan, Warga Diimbau Tidak Keluar Malam

“Dengan menekan tombol, nanti akan keluar suara yang membacakan prakiraan cuaca dan menjawab pertanyaan dari yang bersangkutan,”  kata Dwikorita Karnawati saat launching “wajah” baru aplikasi InfoBMKG pada Senin, 7 November 2022.

Dalam pembaruan aplikasi InfoBMKG juga telah mengantisipasi sulitnya mengakses aplikasi akibat keterbatasan jaringan internet. BMKG telah menjalin kolaborasi dengan program BTS Bakti Kominfo untuk penyediaan informasi di wilayah terluar, tertinggal, dan terdepan (3T).

Dwikorita berharap, dengan pembaharuan ini, data dan informasi yang diberikan kepada masyarakat luas dapat semakin cepat, tepat, dan akurat. Sehingga target zero victim apabila sewaktu-waktu Indonesia dihantam bencana alam bisa terwujud.

Baca Juga: Banjir Aceh Tamiang, Seratus Ribuan Warga Mengungsi 43 Kampung Terisolir

“Ini bagian dari ikhtiar dan inovasi teknologi yang terus dilakukan oleh BMKG untuk menjaga republik ini. Semua kanal komunikasi kami maksimalkan untuk bisa menjangkau publik lebih luas lagi demi mewujudkan zero victim. Terpenting informasi yang dikeluarkan BMKG valid dan bukan kabar bohong atau hoaks,” tegasnya.

Diungkapkannya, BMKG ikut menyukseskan sejumlah event. Di antaranya Asian Games 2018, MotoGP Mandalika 2022, PON XX Papua 2022, dan event lainnya.

“Khusus event KTT G20, informasi mengenai cuaca, iklim dan gempa bumi akan disediakan di seluruh lokasi acara. Di antaranya di Garuda Wisnu Kencana, Hotel The Apurva Kempinski Bali, Kawasan Mangrove Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai Bali dan VVIP Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,” imbuh Dwikorita. [WLC01]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: aplikasi cuacaaplikasi InfoBMKGBMKGCuaca EkstremKepala BMKG Dwikorita KarnawatiKTT G20

Editor

Next Post
Awas cuaca ekstrem periode sepekan ke depan. Foto Dok BNPB, dampak cuaca ekstrem yang menyebabkan banjir di Kabupaten Pesawaran, Lampung pada Selasa, 8 November 2022.

Awas Cuaca Ekstrem, Ribuan Warga Lampung dan Sumut Terdampak Banjir

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media