Kamis, 23 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Status Gunung Dempo Waspada, Hati-hati Ancaman Erupsi Freatik

Sabtu, 8 Januari 2022
A A
Gunung api Dempo di Sumatera Selatan. Foto Instagram @explorepagaralam.

Gunung api Dempo di Sumatera Selatan. Foto Instagram @explorepagaralam.

Share on FacebookShare on Twitter

Sedangkan rekaman kegempaan menunjukkan jenis gempa yang terekam selama periode 1 Desember 2021 hingga 6 Januari 2022, yaitu gempa embusan, low frequency, vulkanik dalam, tektonik lokal, tektonik jauh, dan tremor menerus. Tremor menerus dengan amplitudo 0,5 – 2 mm (dominan 0,5 mm) mulai terekam pada 4 – 6 Januari 2022.

Pengamatan visual menunjukkan kenaikan aktivitas embusan gas dari kawah, seiring kemunculan getaran tremor yang mengindikasikan kenaikan fluida (gas, cairan, batuan padat) ke kedalaman lebih dangkal. Penghitungan energi gempa Gunung Dempo dari 1 – 6 Januari 2022 menunjukkan peningkatan gempa frekuensi rendah sejak 3 Januari 2022 yang berasosiasi dengan adanya input fluida. Sifatnya mendadak dan terespon langsung ke permukaan.

Baca Juga: Bencana Hidrometeorologi di Kota Jayapura, 6 Orang Meninggal Dunia

Potensi ancaman bahaya saat ini adalah erupsi freatik yang menghasilkan abu dan hujan lumpur. Radius terdampak material jatuhan bisa mencapai 1 km dari kawah dan aliran lumpur ke arah 2 km sektor utara searah bukaan kawah. Juga bahaya embusan gas vulkanik konsentrasi tinggi yang sebarannya terbatas di sekitar puncak.

“Erupsi freatik bisa terjadi tiba-tiba tanpa didahului gejala peningkatan yang jelas,” jelas Eko.

Baca Juga: Erupsi Gunung Semeru Muntahkan Abu Vulkanis Setinggi 200 Meter  

Puncak Gunungapi Dempo secara geografis terletak pada posisi 103’08′ BT dan 04’02′ LS dengan ketinggian 3.049 mdpl. Secara administrasi termasuk dalam wilayah Kota Pagar Alam, Kabupaten Lahat dan Kabupaten Empat Lawang, Propinsi Sumatera Selatan. Gunung Dempo telah mengalami 21 kali erupsi dengan selang waktu erupsi terpendek satu tahun dan terpanjang 26 tahun sejak 1818 hingga kini. Erupsi terakhir terjadi pada 1 Januari 2009 pukul 10:45:51 WIB. Pada tahun 2021 terjadi peningkatan kegempaan berupa kemunculan getaran Tremor Menerus selama April hingga September 2021. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BNPBerupsi freatikgunung apiGunung DempoSumatera Selatan

Editor

Next Post
Adonan kue donat setelah diuleni. Foto unri.ac.id

Metode Autolisis, Rahasia Mudah Membuat Donat

Discussion about this post

TERKINI

  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
  • Hari Hemofilia Sedunia. Foto satheeshsankaran/pixabay.com.Hemofilia, Penyakit Bangsawan Britania Raya yang Ditemukan Saat Anak Usai Sunat di Indonesia
    In Rehat
    Jumat, 17 April 2026
  • Komisi III DPR RI menggelar RDPU dengan petani Pino Raya. Foto Istimewa.Petani Pino Raya Ditembak dan Jadi Tersangka, DPR Janjikan Rapat Dengar Pendapat
    In News
    Jumat, 17 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media