Kamis, 24 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Status Gunung Ijen Meningkat, Waspada Gas Beracun dan Letusan Freatik

Sabtu, 13 Juli 2024
A A
Kondisi Gunung Ijen usai berstatus waspada, 13 Juli 2024 pagi. Foto Magma Indonesia.

Kondisi Gunung Ijen usai berstatus waspada, 13 Juli 2024 pagi. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meningkatkan status Gunung Ijen dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) per 12 Juli 2024 pukul 22.00 WIB. Masyarakat khususnya yang bertempat tinggal di sepanjang aliran Sungai Banyu Pait diminta untuk mewaspadai potensi ancaman aliran gas vulkanik yang berbahaya.

“Kenaikan status berdasarkan hasil evaluasi sampai dengan 12 Juli 2024,” ujar Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, di Bandung, Jumat, 12 Juli 2024.

Potensi bahaya yang bisa ditimbulkan dari aktivitas vulkanik Gunung Ijen saat ini adalah gas vulkanik konsentrasi tinggi di sekitar kawah yang berasal dari aktivitas solfatar di dinding kawah Ijen. Juga difusi gas-gas vulkanik dari dalam kawah ke permukaan dan letusan freatik berupa semburan gas dari danau kawah.

Baca Juga: Emi Sukiyah, Pesona Jawa Barat Bagian Selatan Menyimpan Potensi Bencana

“Erupsi freatik bisa terjadi tanpa didahului oleh peningkatan aktivitas baik visual maupun kegempaan,” jelas Wafid.

Peningkatan aktivitas di Kawah Ijen seringkali ditandai perubahan warna air danau kawah dari hijau menjadi hijau keputih-putihanan. Sebab endapan dari dasar danau naik ke permukaan akibat tekanan gas yang kuat dari dasar danau.

Suhu air kawah Ijen juga akan meningkat seiring peningkatan tekanan (konsentrasi) gas yang keluar dari dasar danau. Dalam kondisi peningkatan aktivitas Kawah Ijen, biasanya gelembung-gelembung gas dipermukaan air kawah akan muncul.

Baca Juga: Empat Kali Bayi Orangutan Tanpa Induk Kembali Diselamatkan di Melawi

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Gunung Ijenkawah Ijenletusan freatikPVMBG Badan Geologistatus Waspada

Editor

Next Post
Salah satu proses pengelolaan sampah di ITB secara mandiri. Foto ITB.

Belajar dari ITB Kelola Sampah Dapur hingga Limbah B3 secara Mandiri

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media