Senin, 12 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Sumber Gempa Dangkal Jember M6,2 di Luar Zona Subduksi

Selasa, 6 Desember 2022
A A
Gempa dangkal Jember, Jawa Timur, magnitudo 6,2 terjadi pada Selasa, 6 Desember 2022, pukul 13.07 WIB. Foto Google Earth, episenter gempa berdasarkan titik koordinat hasil analisis BMKG.

Gempa dangkal Jember, Jawa Timur, magnitudo 6,2 terjadi pada Selasa, 6 Desember 2022, pukul 13.07 WIB. Foto Google Earth, episenter gempa berdasarkan titik koordinat hasil analisis BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dangkal Jember magnitudo 6,2 yang terjadi pada Selasa, 6 Desember 2022, pukul 13.07 WIB dirasakan hingga skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI). Guncangan gempa dangkal Jember yang berpusat di laut Samudera Hindia, turut dirasakan di sejumlah wilayah di Provinsi Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Yogyakarta.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gempa susulan kembali terjadi pada pukul 17.22 WIB dengan magnitudo 5,3.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan episenter gempa magnitudo 6,2 terletak pada koordinat 10,70 derajat Lintang Selatan, 113,38 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 223 kilometer arah Selatan Kota Jember, Jawa Timur pada kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Shelter Bambu Buatan ITB Tidak Panas Meski Beratap Terpal, Ini Rahasianya

Berdasarkan analisis BMKG, gempa dangkal Jember magnitudo 6,2 memiliki parameter update magnitudo 6,0.

Daryono mengungkapkan, gempa selatan Jember merupakan jenis gempa di luar zona subduksi (populer disebut outer rise earthquake).

“Akibat patahnya lempeng Australia yang mulai menunjam ke bawah Jawa Timur. Tekukan lempeng ini memicu patahan turun (normal fault),” sebut Daryono dikutip dari akun media sosialnya.

Baca Juga: Nana Sulaksana, Daerah Perlu Otonomi agar Cepat Sampaikan Peringatan Dini Erupsi Gunung Api

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG mengategorikan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal.

Gempa dangkal Jember dirasakan dengan intensitas skala III MMI di daerah Jember, Gubukmas, Mataram, Kepanjen, dan Sumberpucung. Skala III MMI diilustrasikan getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGgempa dangkal Jembergempa hari inigempa Jembergempa terkiniKabupaten Jemberlempeng Australiazona subduksi

Editor

Next Post
Kampanye penolakan pengesahan RKUHP. Foto walhi.or.id

Walhi, KUHP Menguntungkan Korporasi Penjahat Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media