Jumat, 27 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tahniah! Bona Mungil dan PLG Jalur 21 Padang Sugihan

Jelang Hari Gajah Sedunia, 12 Agustus mendatang, seekor gajah sumatera lahir di PLG Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan. Kehadiran bona mungil ini menandakan upaya konservasi dan peningkatan populasi gajah sumatera yang masuk dalam 25 satwa terancam punah, alami kemajuan.

Kamis, 14 Juli 2022
A A
Gajah sumatera yang lahir di PLG Jalur 21 Padang Sugihan bersama induknya. Foto Akun Facebook Kementerian LHK

Gajah sumatera yang lahir di PLG Jalur 21 Padang Sugihan bersama induknya. Foto Akun Facebook Kementerian LHK

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kabar gembira upaya konservasi dan peningkatan populasi gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) berembus dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Jalur 21 Padang Sugihan, Sumatera Selatan. Seekor gajah betina lahir di PLG Jalur 21 Padang Sugihan pada Rabu, 13 Juli 2022, diperkirakan lahir pada pukul 05.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, gajah yang lahir berukuran tinggi badan 77 sentimeter, lingkar badan 102 sentimeter, lingkar kaki belakang 49 sentimeter, lingkar kaki depan 50 sentimeter, panjang ekor 39 sentimeter, dan panjang belalai 36 sentimeter.

Struktur organ fisik tubuh luar antara lain kepala sempurna, telinga kiri kanan lengkap, badan lengkap, kaki depan (kiri dan kanan) lengkap sempurna, kaki belakang (kiri dan kanan) lengkap sempurna, ekor sempurna.

Baca Juga: 13 Satwa Liar Papua Dilepasliarkan, 2 Satwa di Sumut Diserahkan Sukarela

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan (BKSDA Sumsel), Ujang Wisnu Barata mengungkap rasa gembira atas kelahiran gajah betina di PLG Jalur 21 Padang Sugihan.

Dijelaskannya, gajah yang lahir merupakan anak dari gajah betina Elsa berusia 24 tahun 10 bulan, asal Air Sugihan Jalur 18, dengan gajah jantan Gapula berumur 31 tahun, asal Talang Mante Banyuasin.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BKSDA Sumatera SelatanGajah SumateraKementerian LHKKonservasi gajah sumateraKonservasi satwamahoutpusat latihan gajah

Editor

Next Post
Gempa Bolsel M5,4 berpusat di laut pada kedalaman 25 kilometer, pada Kamis, 14 Juli 2022. Foto tangkap layar bmkg.go.id

Gempa Hari Ini Jenis Dangkal Terjadi di  Bolsel, Sukabumi dan Bontang

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media