Selasa, 2 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Tuntut Air Bersih dan Listrik, Warga Kawasi Boikot Jalur Produksi Perusahaan Nikel

Sabtu, 15 November 2025
A A
Warga Kawasi menggelar aksi boikot jalur produksi PT Harita Group, 15 November 2025. Foto Istimewa.

Warga Kawasi menggelar aksi boikot jalur produksi PT Harita Group, 15 November 2025. Foto Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Puluhan warga Kawasi, Kabupaten Halmahera Selatan kembali menuntut masalah air bersih dan listrik di kawasan PT Harita Group, Sabtu, 15 November 2025. Mereka melakukan aksi pemboikotan sejak pukul 10.20 WIT hingga 18.13 WIT di jalur produksi nikel perusahaan itu. Aksi kedua kali ini dilakukan karena warga merasa tidak ada itikad baik pihak perusahaan saat melakukan pertemuan dengan warga setelah aksi pertama yang dilakukan Jumat lalu.

Menurut keterangan tokoh perempuan Kawasi, Nurhayati Nanlesi, kesepakatan yang dibuat bersama pihak perusahaan adalah Desa Kawasi harus menikmati sumber air bersih dan listrik. Pernyataan tersebut ditandatangani tokoh agama, tokoh masyarakat dan pimpinan perusahaan. Namun, pihak perusahaan justru mengabaikan kesepakatan tersebut.

Di sela aksi yang berlangsung sekitar delapan jam itu terjadi gesekan antara pihak keamanan dan warga Kawasi. Hal itu dipicu oleh beberapa oknum anggota TNI-Polri yang berupaya melakukan intimidasi terhadap Direktur Walhi Malut saat ia membela warga dalam proses negosiasi. Meskipun demikian, situasi kembali normal usai pihak keamanan menarik diri.

Baca juga: Tanah Longsor di Cilacap, 3 Tewas dan 20 Orang Belum Ditemukan

Manager Advokasi Tambang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Maluku Utara, Mubalik Tomagola mengatakan, warga Kawasi selama ini hidup dalam ancaman krisis ekologis dan sosial akibat aktivitas industri ekstraktif di wilayah mereka.

“Air bersih yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar justru hilang karena aktivitas perusahaan. Air bersih yang disebut ditanggung perusahaan hanyalah greenwashing di mata publik,” ujar dia dalam siaran tertulis, Sabtu, 15 November 2025.

Ia juga menegaskan, tindakan intimidasi dan upaya kriminalisasi terhadap Walhi tidak akan meredamkan perjuangan masyarakat Kawasi untuk mendapatkan hak-hak mereka.

Baca juga: Warga Pulubala Dikriminalisasi, Mendesak Izin Perusahaan Sawit Dicabut

“Kami mengecam keras tindakan represif yang dilakukan aparat. Pejuang lingkungan bukan penjahat, kami hadir untuk memastikan masyarakat tidak diperlakukan sewenang-wenang. Jika aparat terus bertindak dengan cara seperti ini, maka jelas ada upaya pembungkaman terhadap perjuangan warga,” tegas dia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Air BersihKabupaten Halmahera Selatanperusahaan nikelWalhi Maluku Utarawarga Kawasi

Editor

Next Post
Buddy, salah satu unit K9 dari Polres Temanggung berjenis German Shepherd didampingi pawangnya membantu pencarian korban longsor di Cilacap, 15 November 2025. Foto Dok. BNPB.

Kadar Air Dalam Tanah Picu Longsor di Cilacap, Waspada Hujan Lebat 19-22 November 2025

Discussion about this post

TERKINI

  • Tim dari BMKg melakukan inpeksi sistempemantauan gempa dan tsunami di Bali, 27 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.Pengembangan Sistem Geohazard Gempa Bumi yang Akurat dan Real Time
    In IPTEK
    Rabu, 27 Mei 2026
  • Dampak bencana ekologis di Sumatra. Foto Kementerian Kehutanan.Andalas Pastikan Ruang dan Penghidupan Bentang Alam Sumatra Kritis
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Mei 2026
  • Ilustrasi daging kurban dibungkus daun jati. Foto kemenagsidoarjo.com.Tantangan Pascakurban: Pengolahan Limbah, Penyimpanan Daging dan Risiko Zoonosis
    In Rehat
    Selasa, 26 Mei 2026
  • Ilustrasi PLTU batu bara. Foto jplenio/pixabay.comWalhi Region Jawa Desak Pensiunkan Dini Pembangkit Listrik Energi Fosil
    In News
    Senin, 25 Mei 2026
  • Ilustrasi kuda laut. Foto Aristal/Pixabay.com.Spesies Kuda Laut di Indonesia Terancam Penangkapan Tanpa Batas
    In Rehat
    Minggu, 24 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media