Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Varietas Padi Gamagora 7 Tahan Hama dan Tumbuh di Lahan Kering

Gamagora 7 juga disebut Padi Amphibi yang diklaim bisa bertahan dalam kondisi perubahan iklim.

Senin, 6 November 2023
A A
Padi unggul varietas Gamagora 7 hasil riset peneliti UGM. Foto ugm.ac.id.

Padi unggul varietas Gamagora 7 hasil riset peneliti UGM. Foto ugm.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Sementara tujuan riset sejak awal adalah merakit padi yang bisa ditanam di lahan kering tadah hujan dan di lahan sawah untuk menyiasati perubahan iklim dan dampak alih fungsi lahan hingga seluas 96.512 hektare per tahun. Salah satu tahapannya, padi Gamagora 7 telah mengikuti uji multilokasi, baik di lahan sawah maupun di lokasi tadah hujan di beberapa daerah.

Baca Juga: Mengintip Dua Planet Gas Raksasa Jupiter dan Saturnus dari Langit Kupang

Sebagai jenis padi yang cocok ditanam di musim kering dan lahan tadah hujan, dan tidak membutuhkan banyak air dan pupuk dalam proses penanaman, Gamagora 7 memberi harapan banyak bagi petani.

Apalagi Gamagora 7 juga tahan terhadap hama wereng batang cokelat biotipe 2, penyakit hawar daun patotipe III, serta penyakit blast ras 033, 073, dan 133. Umur tanaman lebih pendek dari varietas lain, yaitu 104 hari panen. Data uji potensi angka rata-rata panen adalah 7,95 ton per hektare dengan potensi maksimal 9,8 ton padi kering panen.

Gemin Sini adalah salah satu petani Desa Guyung yang menanam Gamagora 7 di lahannya seluas 1,5 hektare. Saat masa tanam usia 55 hari, tanaman padinya itu menunjukkan rumpun yang lebih lebat dibandingkan padi berjenis IR 32 yang juga ditanam di kawasan yang sama.

Baca Juga: Ada Rumah Tangga yang Tidak Perlu Izin Sedot Air Tanah

“Gamagora 7 ini bagus, anakannya banyak dan cepet hidup, lebih cepat daripada temannya (IR). Belum umur 25 hari sudah penuh. Kalau IR masih kelihatan jaraknya,” ungkap Gemin.

Ia merasa optimis akan mendapat hasil yang baik saat panen Gamagora 7 nanti. Begitu pun Taryono berharap keunggulannya Gamagora 7 bisa mewujudkan mimpi kedaulatan pangan bagi Indonesia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: alih fungsi lahanGamagora 7lahan tadah hujanmasa uji pasarpadi amphibiperubahan iklimPusat Inovasi Agroteknologi UGM

Editor

Next Post
Panambangan pasir di DAS Progo. Foto lbhyogyakarta.org.

Moratorium Izin Tambang DAS Progo, Walhi Yogya: Awal Pemulihan Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media