Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Wiratni, Pilihan Teknologi Pengolahan Sampah di Setiap Wilayah Tak Bisa Diseragamkan

Sukses tidaknya teknologi yang dipilih sangat kontekstual dan memerlukan pemetaan sosial yang akurat.

Kamis, 26 Februari 2026
A A
Guru Besar Teknik Kimia, Prof. Wiratni. Foto UGM.Yogyakarta/instagram.

Guru Besar Teknik Kimia, Prof. Wiratni. Foto UGM.Yogyakarta/instagram.

Share on FacebookShare on Twitter

“Konversi sampah menjadi solid carbon merupakan pilihan beremisi rendah yang selaras dengan misi gaya hidup rendah karbon,” papar dia.

Penguatan teknologi tersebut terpusat di PIAT UGM melalui Rumah Inovasi Daur Ulang (RINDU). Fasilitas itu kini bergerak dari tahap eksperimental menuju instalasi berskala penuh untuk mengolah seluruh sampah dari UGM. Saat memasuki skala aktual, perhitungan teknoekonomi menjadi perhatian utama. Selain menjalankan fungsi layanan pengolahan, RINDU dikembangkan sebagai laboratorium hidup bagi pembelajaran ekosistem sirkuler.

“RINDU memang diproyeksikan menjadi Living Laboratory dan Learning Center. Tempat komunitas dan pemerintah bersama-sama dengan UGM menginkubasi ide sebelum diadopsi lebih luas,” ucap Wiratni.

Baca juga: Waspada Penularan Penyakit Campak

Tantangan hilirisasi inovasi

Transformasi menuju skala penuh tersebut menghadirkan tantangan besar dalam proses hilirisasi inovasi. Kendala utama perguruan tinggi terletak pada kemitraan strategis yang belum sepenuhnya solid. Banyak inovasi lahir di kampus, namun kesiapan pasar dan dukungan kebijakan kerap belum sejalan sehingga implementasi berjalan lambat. Tanpa kolaborasi sejak tahap perancangan, teknologi berisiko berhenti sebagai prototipe laboratorium.

“Hilirisasi tidak akan terjadi jika kita hanya sibuk menyempurnakan produk di laboratorium,” tegas dia.

Tantangan lain muncul pada aspek koordinasi antar inisiatif pengelolaan sampah yang sudah berkembang di berbagai tempat. Ia melihat banyak gerakan baik di kampus maupun komunitas, namun berjalan sendiri-sendiri dan belum terkonsentrasi.

Kondisi ini membuat potensi duplikasi program dan pemborosan sumber daya sulit dihindari. Kepemimpinan yang mampu mensinergikan kepakaran lintas bidang menjadi kebutuhan mendesak.

“Leadership diperlukan untuk mengorkestrasi berbagai keunggulan agar sinergis,” kata dia.

Respons atas berbagai tantangan tersebut, UGM mulai memperkuat pengembangan ekosistem secara lebih terstruktur. Upaya ini diperluas melalui dukungan hibah pemandatan Equity yang mendorong orkestrasi kepakaran lintas klaster.

PIAT UGM menjadi lokus pengolahan sampah internal kampus, sementara Kelurahan Terban dipilih sebagai lokasi uji coba replikasi sistem di luar kampus. Data operasional riil terus dikumpulkan untuk menghitung biaya pengolahan per ton sampah berbasis timbangan IoT sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan internal.

“UGM membangun instalasi berkapasitas aktual dan mengumpulkan data operasional untuk memastikan kesiapan implementasi lebih luas,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: eknologi Pengolahan SampahProf. WiratniPusat Inovasi Agroteknologi UGMRumah Inovasi Daur Ulang

Editor

Next Post
Desakan penghentian izin lingkungan PT DPM. Foto Jatam.

Putusan PTUN Batalkan Izin Lingkungan, PT DPM Ngotot Urus Izin Baru

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media