Jumat, 25 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

100 Desa di Kabupaten Garut Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Selasa, 19 Juli 2022
A A
Banjir Garut, Jawa Barat pada Jumat, 15 Juli 2022, menyebabkan ratusan warga mengungsi. Foto BNPB

Banjir Garut, Jawa Barat pada Jumat, 15 Juli 2022, menyebabkan ratusan warga mengungsi. Foto BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Sebanyak 100 desa di Kabupaten Garut, terdampak bencana hidrometeorologi. Data terbaru Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdalops BNPB) mengungkapkan, 100 desa di 14 kecamatan, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, terdampak  bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor.

Banjir dan longsor Garut terjadi pada Jumat, 15 Juli 2022, menyebabkan ratusan warga mengungsi. Dalam penanganan dampak banjir dan longsor, Pemerintah Kabupaten Garut telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengungkapkan, dampak banjir Garut dan tanah longsor menimbulkan pengungsian. Sebanyak 645 warga mengungsi akibat banjir Garut dan tanah longsor di Kabupaten Garut.

Baca Juga: Banjir Garut, Ini Wilayah Terdampak dan Data Kerusakan

“Berdasarkan data yang dihimpun Pusdalops BNPB, sebanyak 6.031 kepala keluarga (18.873 jiwa) terdampak dan 649 jiwa di antaranya mengungsi,” kata Abdul Muhari, Senin, 18 Juli 2022.

Sedangkan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Garut, meliputi 14 kecamatan, Kecamatan Cikajang, Tarogong Kidul, Pasirwangi, Cigedug, Bayongbong, Tarogong kaler, Samarang, Banyuresmi, Cibatu, Karangpawitan, Garut Kota, Cilawu, Banjarwangi dan Singajaya.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirBanjir dan Longsor Garutbanjir GarutBencana Hidrometeorologihujan lebatKabupaten GarutLongsor GarutProvinsi Jawa BaratTanah Longsor

Editor

Next Post
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada 18 Juli 2022 sore. Foto magma.esdm.go.id.

Anak Krakatau Erupsi Sejak 16 Juli, Masyarakat Dilarang Dekati Radius 5 Km

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media