Minggu, 8 November 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

11 Kecamatan di Purworejo Dilanda Banjir dan Longsor, 6 Ribu Warga Mengungsi

Kamis, 17 Maret 2022
A A
Bencana banjir dan longsor melanda 11 kecamatan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabuu, 16 Maret 2022. Foto Dok BNPB.

Bencana banjir dan longsor melanda 11 kecamatan di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabuu, 16 Maret 2022. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

“Sedikitnya 2.924 unit rumah terendam banjir dengan tinggi muka air antara 80-100 sentimeter,” ungkap Muhari.

Baca Juga: Aksi Virtual Twibbon: 26 Tahun Kasus Pembunuhan Wartawan Udin Tak Tuntas

Enam desa yang berada di 7 kecamatan dilanda tanah longsor. Wilayah terdampak longsor, Desa Kaliurip di Kecamatan Kemiri, Desa Kalisemo di Kecamatan Leano, Desa Plipiran, Desa Giyombong, Desa Watuduwur di Kecamatan Bruno dan Desa Redin di Kecamatan Gebang.

“Tujuh unit rumah warga terdampak longsor dan ruas jalan di Desa Giyombong tertutup material longsor sehingga menghambat aktivitas dan mobilitas warga,” sebut Muhari.

Dikatakannya, jumlah warga terdampak banjir sekitar 11.115 jiwa dari 2.924 kepala keluarga. Sedangkan warga yang terdampak longsor 7 kepala keluarga.

Warga mengungsi dampak banjir dan longsor di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Rabu, 16 Maret 2022. Foto BPBD Kabupaten Purworejo.
Warga mengungsi dampak banjir dan longsor di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Rabu, 16 Maret 2022. Foto BPBD Kabupaten Purworejo.

Baca Juga: Obituari Widodo: Petani Melawan Penambangan Pasir Besi dengan Menanam

“Dari angka tersebut, sebanyak 6.085 jiwa dari 1.518 KK terpaksa harus mengungsi,” imbuh Muhari.

Ditegaskannya, belum ada laporan jatuhnya korban jiwa dalam bencana banjir dan longsor di Purworejo.

“Total kerugian masih dalam proses pendataan lebih lanjut,” kata Muhari.

Upaya penanganan dampak bencana hidrometeorologi telah dilakukan BPBD Kabupaten Purworejo di antaranya melakukan kaji cepat, evakuasi dan pertolongan warga dan menyiapkan tempat pengungsian dan pendistribusian 2.500-3.000 nasi bungkus kepada warga di pengungsian maupun yang terdampak di rumah. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjirBanjir dan Longsor PurworejoBencana HidrometeorologiKabupaten PurworejolongsorProvinsi Jawa Tengah

Editor

Next Post
Ilustrasi aktivitas publik masa pandemi Covid-19. Foto TheOtherKev/pixabay.com.

Kemenkes: Meski Dipertimbangkan, Indonesia Sudah Proses Menuju Endemi Covid-19

Discussion about this post

TERKINI

  • Kaoem Telapak desak pemerintah usut tuntas dugaan pembalakan liar dan pencucian kayu Merbau di Nabire, Papua Tengah. Foto Kaoem Telapak.Kaoem Telapak Desak Pemerintah Usut Tuntas Dugaan Pembalakan di Nabire
    In News
    Rabu, 4 November 2026
  • Media alternatif, Gejayan.id menggelar walking tour bertema “Tribute to Udin” #1 ke bekas Kantor Harian Bernas, Kota Yogyakarta. Foto Istimewa.Gejayan Civic Memory Lab: Napak Tilas Jurnalistik Udin di ‘Kantor Bernas’
    In News
    Senin, 2 November 2026
  • Episenter gempa 6,4 magnitudo di Laut Banda, Maluku, pada Kamis, 29 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Laut Banda Maluku Digoyang Gempa Menengah 6,4 Magnitudo
    In News
    Kamis, 29 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media