Senin, 23 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

20 Perempuan Perjuangkan Hak atas Hutan Lewat Foto dan Tulisan

Komunitas perempuan ini dibentuk bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Senin, 6 Juni 2022
A A
Ilustrasi perempuan memotret. Foto ds_30/pixabay.com.

Ilustrasi perempuan memotret. Foto ds_30/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni, 20 orang perempuan muda dari Kabupaten Rejang Lebong, Kepahiang, dan Bengkulu Tengah membentuk Komunitas Perempuan Muda Peduli Perhutanan Sosial. Inisiatif pembentukan komunitas tersebut muncul saat mereka membahas rencana untuk memproduksi foto dan tulisan singkat secara periodik sebulan sekali dan membangun beragam platform media untuk mempublikasikannya. Rencana tersebut merupakan bagian dari tindaklanjut Pelatihan Komunikasi Perhutanan Sosial bagi Generasi Muda yang difasilitasi oleh LivE dengan dukungan The Asia Foundation pada 4 – 5 Juni 2022 di Curup, Rejang Lebong.

“Semoga dengan terbentuknya komunitas ini, kami akan semakin serius dan bersemangat untuk memperjuangkan hak-hak perempuan atas hutan melalui perhutanan sosial,” kata Ketua Komunitas Perempuan Muda Peduli Perhutanan Sosial, Monalisa dalam siaran pers yang diterima Wanaloka, 6 Juni 2022.

Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Awas Modus Greenwashing

Anggota komunitas ini mendapat pelatihan fotografi dari fotografer peraih Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2019, Muhammad Ikhsan. Juga pelatihan menulis dari Koordinator Bidang Perempuan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bengkulu, Komi Kendy Setiawati.

Komi menambahkan, isu perempuan dan hutan merupakan isu yang belum mendapatkan perhatian serius pengambil kebijakan dan publik. Padahal, perempuan di desa sekitar hutan memiliki hak, peran, dan kepentingan terhadap pengelolaan hutan. Langkah Komunitas Perempuan Muda Peduli Perhutanan Sosial untuk mengomunikasikan suara perempuan terkait pengelolaan hutan diyakini akan berdampak.

“Kami senang ada generasi muda yang secara khusus ingin menyuarakan hak, peran dan kepentingan perempuan atas hutan melalui foto dan tulisan. Menurut kami, inisiatif ini adalah inisiatif yang sangat keren dan bisa menjadi inspirasi. Kami memiliki tanggungjawab untuk mendukung teman-teman,” terang Komi.

Baca Juga: Warga Karo Ini Selamatkan Elang Bondol yang Akan Dimakan

Mayoritas dari 20 orang perempuan muda tersebut merupakan keluarga dari anggota kelompok perempuan yang memperjuangkan hak-hak pengelolaan hutan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kabupaten Rejang Lebong, Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba di Kabupaten Kepahiang dan Hutan Lindung Bukit Daun di Kabupaten Bengkulu Tengah melalui Perhutanan Sosial.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: AJI Bengkulufoto dan tulisanHak perempuan atas hutanHari Lingkungan Hidup SeduniaKomunitas Perempuan Muda Peduli Perhutanan Sosialperhutanan sosialTaman Nasional Kerinci SeblatTaman Wisata Alam Bukit Kaba

Editor

Next Post
Salah satu rumah penduduk yang terdampak cuaca ekstrem di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Minggu, 5 Juni 2022. Foto Dok BNPB.

Ini Dampak Cuaca Ekstrem di Kendal

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media