Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Agung Baskoro, Memotret Masyarakat Adat Halmahera yang Terpinggirkan Tambang Nikel

Ia ingin suara-suara dari pinggiran, seperti masyarakat adat di Halmahera, bisa didengar secara global dan mendapat solusi keadilan lingkungan.

Jumat, 25 April 2025
A A
Fotografer lepas, Agung Baskoro. Foto Dok. Pribadi.

Fotografer lepas, Agung Baskoro. Foto Dok. Pribadi.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Fotografer lepas, Agung Wilis Yudha Baskoro baru saja meraih penghargaan dalam kompetisi bergengsi World Press Photo 2025 mewakili kawasan Asia Tenggara dan Oseania. Karyanya yang berjudul Toxic Clouds Over Weda Bay menyoroti dampak lingkungan dari industri tambang nikel di Halmahera, Indonesia Timur.

Karya Yudha tersebut merupakan hasil liputan investigasi di Weda, Halmahera, yakni sebuah wilayah yang mengalami dampak serius dari aktivitas tambang nikel yang berpolusi, bahkan mengakibatkan banjir. Bersama dua rekan jurnalis, ia melakukan perjalanan 10 hari ke lokasi didukung pembiayaan dari China Global South Project.

Yudha secara khusus meliput isu polusi udara dan kehidupan masyarakat adat suku O’hana Magawawa yang terancam kehilangan ruang hidup. Baginya, proyek ini bukan sekadar liputan, tapi juga bentuk tanggung jawab moral sebagai fotografer dan antropolog.

Baca juga: BMKG Lakukan Pengembangan Radar Cuaca Nonpolarimetrik

“Saya ingin suara-suara dari pinggiran, seperti masyarakat adat di Halmahera, bisa didengar secara global dan mendapat solusi keadilan lingkungan setelah ini,” ujar Yudha, Kamis, 24 April 2025.

Sebelumnya, Yudha juga pernah meraih honorable mention di SOPA Awards 2024 dan mewakili Indonesia dalam proyek Megacities di NGV Triennial 2023 di Australia. Fotografer kelahiran 27 November 1992 ini merupakan lulusan Program Studi Antropologi FIB UGM Angkatan 2011.

Kolaborasi antropologi dan visual

Kecintaannya pada dunia visual telah tumbuh sejak kecil. Berawal dari hobi menggambar dan memotret menggunakan ponsel Nokia 6600 milik ibunya, Yudha mengoleksi berbagai dokumentasi visual sejak masa SMP.

Baca juga: Prodi Profesi Kurator Keanekaragaman Hayati UGM yang Pertama di Asia

“Sejak SMP sampai sekarang, semua arsip foto masih saya simpan,” ucap dia.

Minat Yudha pada fotografi sosial dan jurnalistik semakin berkembang ketika ia kuliah di UGM. Selama di Antropologi, Yudha banyak belajar dari para senior dan dosen, termasuk Guru Besar ANtropologi UGM, Prof. Heddy Shri Ahimsa-Putra dan fotografer antropologis seperti Zamzam Fauzanavi.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Agung Wilis Yudha Baskorofotografer lepasHalmaheraProdi Antropologi UGMtambang nikelWorld Press Photo 2025

Editor

Next Post
Beerapa titik semburan lumpur panas dari proyek geothermal di Sorik Marapi, Mandailing Natal, Sumatera Utara, 22 April 2025. Foto Dok. Jatam.

Habis Kebocoran Gas, Terbitlah Semburan Lumpur Panas di Geothermal Sorik Marapi

Discussion about this post

TERKINI

  • Pantomimer Wanggi Hoed melakukan aksi pertunjukan untuk memprotes ekspor monyet ekor panjang pada Hari Primata Interasional di Titik Nol Kota Yogyakarta, 2 september 2026. Foto Dok. Forum United For Primates .Petisi untuk Pemerintah Indonesia: Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang untuk Penelitian!
    In News
    Rabu, 2 September 2026
  • Konferensi pers PCS 2026 bertema “Dekolonisasi Konservasi: Menegaskan Kedaulatan Rakyat atas Pengetahuan dan Tata Kelola Keanekaragaman Hayati di Indonesia” di GIK UGM, 1 September 2026. Foto Dok. PCS 2026.PCS 2026: Menjaga Keanekaragaman Hayati Tak Bisa Lepas dari Menjaga Masyarakat Adat
    In News
    Rabu, 2 September 2026
  • Ladang padi aktif dan hutan dalam satu lanskap sebagai gambaran sistem perladangan gulir balik masyarakat Dayak Iban Sungai Utik. Foto Dok. Rifki Sungkar/SITH ITB.Belajar Memahami Api dalam Sistem Perladangan Masyarakat Dayak Iban Sungai Utik
    In IPTEK
    Selasa, 1 September 2026
  • Karhutla di lahan gambut. Foto Dok. Walhi.Ribuan Titik Api di Lahan Gambut dan Konsesi, Walhi: Bukti Negara Gagal Memaksa Korporasi Bertanggung Jawab
    In Lingkungan
    Senin, 31 Agustus 2026
  • Erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatra utara, 31 Agustus 2026 pukul 11.19. Foto Dok. Magma Indonesia.Gunung Sinabung Berstatus Siaga, PVMBG: Dimungkinkan Terjadi Erupsi Lebih Besar
    In Bencana
    Senin, 31 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media