Selasa, 22 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Kegempaan Gunung Lamongan Meningkat, Waspada Retakan Tanah

Sabtu, 2 November 2024
A A
Aktivitas kegempaan Gunung Lamongan meningkat, 2 November 2024. Foto Magma Indonesia.

Aktivitas kegempaan Gunung Lamongan meningkat, 2 November 2024. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Erupsi Gunung Lamongan terakhir terjadi pada bulan Februari 1898 atau sekitar 126 tahun lalu, berupa erupsi dahsyat di suatu titik yang menghasilkan bukit baru (Gunung Anyar). Setelah itu, aktivitas di kompleks Gunung Lamongan berupa peningkatan aktivitas kegempaan lokal yang menyebabkan terjadinya retakan tanah, seperti yang terjadi pada tahun 1925, 1978, 1985, 1988, 1989, 1991, 2005, dan 2012.

Radius aman Lewotobi Laki-laki 3,5 km

Sementara berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental PVMBG, juga terjadi peningkatan aktivitas vulkanik pada Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Tingkat aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki tetap pada Level III (SIAGA). Namun mengalami perubahan zona rekomendasi aman terhitung mulai tanggal 1 November 2024 pukul 23.00 WITA.

Baca Juga: Gamahumat, Ekstraksi Batu Bara Kalori Rendah untuk Soil Stabilizer

Bahwa masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung atau wisatawan direkomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3,5 km dari pusat erupsi. Mereka juga diminta untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan.

Masyarakat, pemerintah daerah, dan instansi terkait dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung api Lewotobi Laki-laki melalui aplikasi/website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id) dan media sosial @pvmbg_ (Facebook, Twitter, dan Instagram), serta website Badan Geologi (www.geologi.esdm.go.id).

“Tingkat aktivitas gunung ini akan dievaluasi kembali secara berkala atau apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan. Tingkat aktivitas dan rekomendasi gunung ini tetap berlaku selama surat atau laporan evaluasi berikutnya belum diterbitkan,” tutur Wafid. [WLC02]

Sumber: Kementerian ESDM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Gunung LamonganGunung Lewotobi Laki-lakiLevel IPVMBGretakan tanahzona rekomendasi

Editor

Next Post
Pembukaan lahan di Teluk Balikpapan. Foto Forest Watch Indonesia.

Proyek IKN Dinilai Mengancam Kekayaan Biodiversitas Teluk Balikpapan

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media