Kamis, 6 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Aktivitas Kegempaan Gunung Lamongan Meningkat, Waspada Retakan Tanah

Sabtu, 2 November 2024
A A
Aktivitas kegempaan Gunung Lamongan meningkat, 2 November 2024. Foto Magma Indonesia.

Aktivitas kegempaan Gunung Lamongan meningkat, 2 November 2024. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Erupsi Gunung Lamongan terakhir terjadi pada bulan Februari 1898 atau sekitar 126 tahun lalu, berupa erupsi dahsyat di suatu titik yang menghasilkan bukit baru (Gunung Anyar). Setelah itu, aktivitas di kompleks Gunung Lamongan berupa peningkatan aktivitas kegempaan lokal yang menyebabkan terjadinya retakan tanah, seperti yang terjadi pada tahun 1925, 1978, 1985, 1988, 1989, 1991, 2005, dan 2012.

Radius aman Lewotobi Laki-laki 3,5 km

Sementara berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental PVMBG, juga terjadi peningkatan aktivitas vulkanik pada Gunung Lewotobi Laki-laki yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Tingkat aktivitas Gunung Api Lewotobi Laki-laki tetap pada Level III (SIAGA). Namun mengalami perubahan zona rekomendasi aman terhitung mulai tanggal 1 November 2024 pukul 23.00 WITA.

Baca Juga: Gamahumat, Ekstraksi Batu Bara Kalori Rendah untuk Soil Stabilizer

Bahwa masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung atau wisatawan direkomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 3,5 km dari pusat erupsi. Mereka juga diminta untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan di sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki apabila terjadi hujan.

Masyarakat, pemerintah daerah, dan instansi terkait dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung api Lewotobi Laki-laki melalui aplikasi/website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id) dan media sosial @pvmbg_ (Facebook, Twitter, dan Instagram), serta website Badan Geologi (www.geologi.esdm.go.id).

“Tingkat aktivitas gunung ini akan dievaluasi kembali secara berkala atau apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan. Tingkat aktivitas dan rekomendasi gunung ini tetap berlaku selama surat atau laporan evaluasi berikutnya belum diterbitkan,” tutur Wafid. [WLC02]

Sumber: Kementerian ESDM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Gunung LamonganGunung Lewotobi Laki-lakiLevel IPVMBGretakan tanahzona rekomendasi

Editor

Next Post
Pembukaan lahan di Teluk Balikpapan. Foto Forest Watch Indonesia.

Proyek IKN Dinilai Mengancam Kekayaan Biodiversitas Teluk Balikpapan

Discussion about this post

TERKINI

  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Gajah Jovi dari PLG Minas, BKSDA Riau mati karena sakit, 3 Agustus 2026. Foto Dok. BKSDA Riau.Jovi, Gajah yang Berperan dalam Mitigasi Konflik di Riau Mati
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media