Rabu, 9 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Anak Muda Diajak Berwisata di Taman Nasional dan Taman Wisata Alam

Wisata alam di TN dan TWA bukan mass tourism, tetapi eco tourism yang memiliki tujuan konservasi yang saling memberikan manfaat bagi pengunjung dan alam itu sendiri.

Jumat, 13 Juni 2025
A A
Pemandangan salah satu taman nasional di Indonesia. Foto Dok. PPID KLHK.

Pemandangan salah satu taman nasional di Indonesia. Foto Dok. PPID KLHK.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Kementerian Kehutanan meluncurkan program inovasi bertajuk “Jelajah Taman Nasional dan Taman Wisata Alam (Jelajah TN & TWA)” dalam pameran outdoor yang diklaim terbesar se-Asia Tenggara, yakni Indonesia Outdoor Festival (Indofest) 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) pada 12-15 Juni 2025.

Program ini dirancang untuk memperkenalkan taman nasional kepada generasi muda melalui pengalaman langsung sebagai park rangers atau petugas di taman nasional dan taman wisata alam (TN dan TWA).

Dengan mengusung tagline “Exploring, Admiring, Experiencing, and Educating Travel”, program Jelajah TN & TWA tidak hanya menawarkan petualangan. Namun juga pembelajaran dan keterlibatan aktif generasi muda dalam konservasi.

Baca juga: Anggota DPR Ingatkan Pemerintah Tak Ugal-ugalan Menerbitkan Izin Tambang

Banyak di antara pengunjung langsung mendaftar dan program tersebut. Pendaftaran masyarakat melalui Instagram dan TikTok @ayoketamannasional_official. Pendaftaran peserta resmi dibuka melalui kanal media sosial dan website Direktorat PJL Ditjen KSDAE.

Program ini terbuka bagi masyarakat umum usia 18–40 tahun, yang aktif di media sosial dan memiliki minat pada wisata alam berkelanjutan. Tahun ini, terdapat tujuh lokasi kegiatan Jelajah TN & TWA yang telah terjadwal dan tersebar dari barat hingga timur Indonesia. Sementara Indonesia memiliki 57 TN dan 134 TWA yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Pertama, bulan Juni untuk jelajah ke Taman Nasional Baluran. Kedua, Juli jelajah di TN Way Kambas/TN Tesso Nilo. Ketiga, Agustus jelajah ke Taman Nasional Ujung Kulon. Keempat, September jelajah ke TN Rawa Aopa Watumohai. Kelima, Oktober jelajah ke TN Tanjung Putting. Keenam, November jelajah ke TN Laiwangi Wanggameti (Matalawa).

Baca juga: Tak Semua Izin Tambang di Raja Ampat Dicabut, Walhi Sebut Pemerintah Setengah Hati

Setiap peserta terpilih akan mengikuti perjalanan terbatas dengan pengalaman menjadi bagian dari tim lapangan. Meliputi melayani pengunjung, mengenal flora-fauna endemik, hingga membuat konten digital positif tentang kawasan konservasi yang dikunjungi.

Bukan mass tourism

Saat pembukaan Indofest 2025, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengajak para pengunjung yang umumnya adalah pecinta alam untuk berwisata ke TN dan TWA di Indonesia.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: keanekaragaman flora dan faunaMenteri Kehutanan Raja Juli Antonitaman nasionaltaman wisata alam

Editor

Next Post
Save Soil Changemaker, Sahil Jha mengampanyekan Soil Save di UGM, 13 Juni 2025. Foto Donnie/UGM.

Sahil Jha, Bersepeda Sambil Mengampanyekan Penyelamatan Tanah di 20 Negara

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media