Jumat, 16 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Analisis Gempa Dangkal Halmahera Utara Malut 6,5 Magnitudo

Selasa, 9 April 2024
A A
Pusat gempa dangkal wilayah Laut Filipina, Halmahera Utara, Maluku Utara magnitudo 6,5 pada 9 April 2024. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Pusat gempa dangkal wilayah Laut Filipina, Halmahera Utara, Maluku Utara magnitudo 6,5 pada 9 April 2024. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dangkal Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut), dengan magnitudo 6,5 pada Selasa sore, 9 April 2024, dirasakan pada intensitas skala IV Modified Mercalli Intensity (MMI).

Guncangan dampak gempa pada skala intensitas IV MMI yakni, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa dangkal Halmahera Utara berlangsung pada pukul 16.48 WIB.

“Wilayah Laut Filipina, Halmahera Utara, Maluku Utara diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan 6,4 magnitudo,” katanya.

Baca Juga: Pulau Baru Pascagempa Maluku, Gunung Lumpur atau Pengangkatan Dasar Laut?

Episenter atau pusat gempa dangkal Halmahera Utara berada pada koordinat 2,79 derajat Lintang Utara dan 127,09 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 94 kilometer arah Barat Laut Pulau Doi, Halmahera Utara, Maluku Utara pada kedalaman 27 kilometer.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat deformasi batuan dalam kerak bumi pada Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” jelas Daryono.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menegaskan, gempa dangkal Halmahera Utara tidak berpotensi tsunami.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: deformasi batuan Lempeng Laut Malukugempa dangkalgempa dangkal Halmahera Utaragempa Maluku Utara

Editor

Next Post
Kondisi banjir di Pasuruan, Jawa Timur. Foto BPBD Provinsi Jawa Timur.

Banjir Pasuruan Dua Warga Meninggal, Warga Tetap Laksanakan  Salat Idulfitri

Discussion about this post

TERKINI

  • Gedung KPK | kpk.go.id.OTT KPK di BNPB, Kepala BNPB Langsung Diganti
    In News
    Kamis, 15 Oktober 2026
  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media