Minggu, 19 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Analisis Gempa Dangkal Halmahera Utara Malut 6,5 Magnitudo

Selasa, 9 April 2024
A A
Pusat gempa dangkal wilayah Laut Filipina, Halmahera Utara, Maluku Utara magnitudo 6,5 pada 9 April 2024. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Pusat gempa dangkal wilayah Laut Filipina, Halmahera Utara, Maluku Utara magnitudo 6,5 pada 9 April 2024. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa dangkal Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut), dengan magnitudo 6,5 pada Selasa sore, 9 April 2024, dirasakan pada intensitas skala IV Modified Mercalli Intensity (MMI).

Guncangan dampak gempa pada skala intensitas IV MMI yakni, bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, gempa dangkal Halmahera Utara berlangsung pada pukul 16.48 WIB.

“Wilayah Laut Filipina, Halmahera Utara, Maluku Utara diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan 6,4 magnitudo,” katanya.

Baca Juga: Pulau Baru Pascagempa Maluku, Gunung Lumpur atau Pengangkatan Dasar Laut?

Episenter atau pusat gempa dangkal Halmahera Utara berada pada koordinat 2,79 derajat Lintang Utara dan 127,09 derajat Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 94 kilometer arah Barat Laut Pulau Doi, Halmahera Utara, Maluku Utara pada kedalaman 27 kilometer.

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat deformasi batuan dalam kerak bumi pada Lempeng Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust),” jelas Daryono.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menegaskan, gempa dangkal Halmahera Utara tidak berpotensi tsunami.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: deformasi batuan Lempeng Laut Malukugempa dangkalgempa dangkal Halmahera Utaragempa Maluku Utara

Editor

Next Post
Kondisi banjir di Pasuruan, Jawa Timur. Foto BPBD Provinsi Jawa Timur.

Banjir Pasuruan Dua Warga Meninggal, Warga Tetap Laksanakan  Salat Idulfitri

Discussion about this post

TERKINI

  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
  • Hari Hemofilia Sedunia. Foto satheeshsankaran/pixabay.com.Hemofilia, Penyakit Bangsawan Britania Raya yang Ditemukan Saat Anak Usai Sunat di Indonesia
    In Rehat
    Jumat, 17 April 2026
  • Komisi III DPR RI menggelar RDPU dengan petani Pino Raya. Foto Istimewa.Petani Pino Raya Ditembak dan Jadi Tersangka, DPR Janjikan Rapat Dengar Pendapat
    In News
    Jumat, 17 April 2026
  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media