Rabu, 9 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Angin Kencang Landa Situbondo, 22 Rumah Warga Rusak

Rabu, 19 Januari 2022
A A
Personel BPBD Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, menangani kerusakan dampak angin kencang yang melanda kawasan itu pada Selasa sore, 18 Januari 2022. Foto Dok BNPB.

Personel BPBD Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, menangani kerusakan dampak angin kencang yang melanda kawasan itu pada Selasa sore, 18 Januari 2022. Foto Dok BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bencana hidromeoteorologi berupa angin kencang melanda Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur. Dampak bencana hidrometeorologi berupa angin kencang menyebabkan 22 unit rumah warga di Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, rusak.

“Data kerusakan perhari ini, Rabu, 19 Januari 2022, tercatat rumah rusak berat 3 unit, rusak sedang 15 unit, dan rusak ringan 4 unit.Sebanyak 22 KK terdampak kejadian yang berlangsung pada Selasa, 18 Januari 2022, pukul 16.30 WIB,” kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu siang, 19 Januari 2022.

Abdul Muhari menegaskan dalam kejadian angin kencang tersebut tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi.

Baca Juga: Waspada Bencana Hidrometeorologi Pekan Ini

Merespons kejadian angin kencang, BPBD Kabupaten Situbondo dibantu TNI, Polri, pemerintah desa dan kecamatan melakukan penanganan darurat dengan membantu warga yang rumahnya rusak.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: angin kencangBencana Hidrometeorologihujan lebatKabupaten SitubondoMusim hujanProvinsi Jawa Timur

Editor

Next Post
Ilustrasi calon ibu kota negara. Foto ugm.ac.id.

Sejarawan UGM: Nama IKN Sebaiknya Tak Hilangkan Nilai Historis Budaya Asal

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media