Kamis, 5 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Apa Saja Manfaat Puasa Bagi Kesehatan yang Anda Rasakan?

Tak hanya berat badan turun, melainkan ada sejumlah manfaat puasa bagi kesehatan. Apa saja yang sudah anda rasakan?

Minggu, 8 Mei 2022
A A
Ilustrasi tubuh sehat. Foto sasint/pixabay.com.

Ilustrasi tubuh sehat. Foto sasint/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Lepas puasa Ramadhan, acapkali ditingkahi dengan menimbang berat badan untuk membandingkan berat badan sebelum dan setelah puasa. Jika berat badan turun, maka puasa yang dijalani disebut ‘berhasil’. Sebaliknya, disebut ‘tak berhasil’ apabila berat badan stagnan atau malah bertambah. Selain berat badan turun, manfaat apa saja dari puasa yang telah anda rasakan?

Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sekaligus Kepala ICU RSUD dr. Moewardi Surakarta, dokter spesialis penyakit dalam Arifin menjelaskan, bahwa manfaat puasa tak hanya berdampak pada berat badan. Melainkan kesehatan tubuh secara umum.

Baca Juga: Masih Lanjut Puasa Syawal? Ini Tips Kulit Tetap Glowing

Puasa bermanfaat untuk memperbaiki kesehatan jantung, mengatur aktivitas otak, mengurangi berat badan, mencegah kemungkinan kanker, menghindari terkena diabetes, sebagai anti aging, mengurangi inflamasi, resistensi insulin, dan menambah produktivitas.

Lantaran saat berpuasa, saluran pencernaan diistirahatkan untuk memaksimalkan kembali kerjanya. Berpuasa bisa mengistirahatkan tubuh supaya pankreas tidak terlalu keras bekerja mengeluarkan insulin.

“Saat makan, terjadi proses metabolisme, salah satunya peran insulin. Kalau makan berlebih, insulin akan dipacu terus. Akibatnya terjadi kelelahan yang menyebabkan penyakit,” jelas Arifin dalam diskusi daring acara Wedangan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UNS seri ke-104.

Sementara saat berpuasa yang memberi kesempatan sistem metabolisme memperbaiki diri. Makan dan minum ala kadarnya yang penting bergizi.

Baca Juga: Telur Mentah Lebih Baik untuk Tubuh Itu Pandangan Keliru dan Berbahaya

“Ketika ini diterapkan, insyaallah puasa yang dijalani akan bermanfaat bagi tubuh kita,” tambah Arifin.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: anti agingberat badan turunmakan kurmapuasa ramadhanSistem metabolisme tubuhUNS

Editor

Next Post
Sidang Kabinet Paripurna, 9 Mei 2022. Foto presidenri.go.id.

Jokowi Sampaikan Arahan Pascalibur Lebaran: PPKM Tetap Berlanjut

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi hujan lebat. Foto Bru-nO/pixabay.com.BMKG Pantau Tiga Bibit Siklon Tropis, Waspada Cuaca Ekstrem
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gempa bumi M 6,4 mengguncang Aceh dan Sumatra Utara, 3 Maret 2026. Foto BMKG.Aceh dan Sumut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 6,4
    In Bencana
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Gerhana bulan total hari ini Kamis, 8 November 2022, dapat disaksikan dari seluruh wilayah Indonesia. Foto tangkap layar Twitter BMKG.Tanggal 3 Maret 2026, Puncak Gerhana Bulan Total Mulai Pukul 18.03 WIB
    In News
    Selasa, 3 Maret 2026
  • Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB UNiversity, Prof. Etty Riani. Foto CRPG Indonesia/youtube.Etty Riani, Yang Berpotensi Masuk Dalam Darah adalah Nanoplastik, Bukan Mikroplastik
    In Sosok
    Senin, 2 Maret 2026
  • Ilustrasi parfum dari kemenyan. Foto Dok. BRIN.Memaksimalkan Potensi Kemenyan, Kapur Barus dan Cengkeh Menjadi Parfum
    In IPTEK
    Senin, 2 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media