Selasa, 9 Desember 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Asia dan Afrika Dijajah Eropa dengan Kolonialisme, Ini Perbedaannya

Dua benua besar, Asia dan Afria sama-sama pernah dijajah negara-negara di Benua Eropa. Dan mereka bangkit berjuang melawan penjajahan dengan National Building dan Pan Afrika.

Rabu, 19 Januari 2022
A A
Ilustrasi peta dunia. Foto uii.ac.id.

Ilustrasi peta dunia. Foto uii.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Benua Asia dan Afrika merupakan dua benua yang pernah menjadi daerah jajahan negara-negara Eropa. Namun kedua kawasan ini mengalami kolonialisme dengan cara dan motif yang berbeda.

“Motif kolonialisme yang diusung bangsa Eropa di Asia berbeda dengan di Afrika,” kata Dosen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Indonesia (UII), Mohamad Rezky Utama dalam talk show bertajuk Ngalir Live Talk bertema The Rise and Fall of Asia and Africa sebagaimana dilansir dari laman uii.ac.id, Kamis, 13 Januari 2022.

Baca Juga: Kisah Mark Zuckerberg hingga Raja Belanda Blusukkan ke Kampoeng Cyber

Di mencontohkan penjajahan oleh Spanyol dan Portugis. Awalnya, kedua negara ini mengusung misi gold, glory, dan gospel, yakni keinginan menangguk keuntungan yang banyak (gold), membuat koloni-koloni daerah jajahan (glory), serta menyebarkan agama atau keyakinan (gospel). Kemudian misi itu diubah untuk menjadikan negara jajahannya mengadopsi budaya Spanyol dan Portugis.

“Semisal Filipina yang mengalami kristenisasi secara massal dan diwajibkan menggunakan bahasa Spanyol,” kata Utama.

Gaya yang berbeda diusung oleh Belanda dan Inggris yang lebih mengedepankan motif keuntungan ekonomi melalui perdagangan. Mereka melakukan ekspansi dan eksploitasi melalui perusahaan dagang, seperti Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) milik Belanda dan East India Company milik Inggris.

“Kalau penjajahan di benua Afrika dilatarbelakangi motif mentalitas superior bangsa-bangsa Eropa,” papar Wahyu Arif Raharjo yang juga Dosen HI UII.

Baca Juga: Baboe Mengalami Diskriminasi Sekaligus Diperlakukan Sama oleh Keluarga Kolonial

Salah satu bentuk praktik bentuk penjajahan itu adalah jual beli budak. Wahyu menjelaskan, dalih lain yang digunakan oleh negara-negara Eropa dalam menjajah Afrika adalah rasisme saintifik yang mencoba untuk mengklasifikasikan kecerdasan setiap bangsa berdasarkan ras seseorang.

Dampaknya, ada dogma yang seolah bangsa Eropa yang berkulit putih jauh lebih cerdas dibandingkan bangsa Afrika yang kulit hitam.

“Ini jadi sebuah motivasi seolah Eropa harus menyelamatkan orang Afrika (dari kebodohan) melalui penjajahan,” imbuh Wahyu.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: AfrikaAsiaEropakolonialismeNation BuildingNation StatePan AfrikaUII

Editor

Next Post
Induk orangutan kalimantan, Max dan bayinya, Mely di Suaaka Margasatwa Lamanau, Kalimantan Tengah. Foto Sugih Trianto/menlhk.go.id.

Mely, Bayi Orangutan Pertama 2022 yang Lahir di Suaka Margasatwa Lamandau

Discussion about this post

TERKINI

  • Padang lamun. Foto ugm.ac.id.Peta Karang dan Padang Lamun Jadi Landasan Ilmiah Pengelolaan Laut Indonesia
    In News
    Senin, 8 Desember 2025
  • Muhammad Syamsudin dan prototipe alat peringatan dini bencana. Foto Humas BMKG.Prototipe Peringatan Dini Bencana yang Dapat Dikendalikan Jarak Jauh
    In IPTEK
    Senin, 8 Desember 2025
  • Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof. Bambang Hero Saharjo. Foto Dok. IPB University.Bambang Hero, 1-2 Pohon Tumbang Itu Alami, Kalau Akibatkan Longsor Itu Ulah Manusia
    In Sosok
    Minggu, 7 Desember 2025
  • Punggungan pasir yang menjadi benteng alami tsunami di pesisir selatan Jawa. Foto Dok. BRIN.Pertambangan Pasir Mengikis Benteng Alami Penahan Tsunami di Selatan Jawa
    In Rehat
    Minggu, 7 Desember 2025
  • Pencemaran plastik di pesisir pantai. Foto TheDigitalArtist/pixabay.com.Rantai Mikroplastik Hingga Masuk ke Tubuh Manusia
    In Rehat
    Sabtu, 6 Desember 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media