Selasa, 12 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir Bandang dan Retakan Tanah di Sukabumi Akibat Bibit Siklon dan Gempa

Potensi longsor dan banjir bandang dapat terjadi, mengingat puncak musim hujan di Jawa Barat bagian selatan itu Desember dan Januari di bagian utara.

Sabtu, 7 Desember 2024
A A
Tim BMKG tinjau lokasi retakan tanah di Sukabumi, 6 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.

Tim BMKG tinjau lokasi retakan tanah di Sukabumi, 6 Desember 2024. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Nikmati Fenomena Astronomi 2025 dari Parade Planet hingga Hujan Meteor  

Rapat koordinasi ini juga dihadiri Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal, Kepala BNPB Suharyanto, Bupati Sukabumi Marwan Hamami, perwakilan Basarnas, BPBD, dan Forkopimda.

Retakan tanah di Sukabumi

BMKG juga turut meninjau lokasi terdampak bencana di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Berdasarkan hasil tinjauan BMKG, fenomena retakan tanah di pemukiman warga setempat cukup parah sehingga menyebabkan masyarakat harus mengungsi.

Menurut Dwikorita, retakan tanah terjadi akibat hujan lebat yang menyebabkan longsor. Berdasarkan data BMKG, dalam 10 hari terakhir terjadi gempa bumi di wilayah Jawa Barat dengan magnitude lemah dan tidak sampai dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Mengapa Satwa Liar Diserahkan pada BBKSDA, Direhabilitasi, Lalu Dilepasliarkan?

“Gempanya dapat menggoyang tebing. Ketika diguyur hujan, dampak lanjutannya akan jadi lebih mudah longsor,” jelas Dwikorita.

Setelah longsor terjadi, materialnya akan menutup lembah-lembah sungai dan membendung air hujan. Namun ketika hujan terjadi terus menerus dengan intensitas lebat, bendungan tidak akan kuat menahan, sehingga jebol dan menjadi banjir bandang.

“Potensi longsor dan banjir bandang masih dapat terjadi selama bulan-bulan ini. Mengingat puncak musim hujan di Jawa Barat itu Desember di bagian selatan dan Januari di bagian utara. Jadi mohon diwaspadai,” imbuh dia. [WLC02]

Sumber: BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Banjir Bandangbibit siklongempa magnitude lemahKabupaten SukabumiKepala BMKG Dwikorita Karnawatiretakan tanahTanah Longsor

Editor

Next Post
Banjir di Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Foto Dok. Kementerian PU.

Banjir Langganan di Ambawang Kalbar, Ini Penyebab dan Solusi Versi Kementerian PU dan Komisi V DPR

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ,krisis air bersih. Foto Andres_maura_ph/Pixabay.com.Pemerintah Harus Antisipasi Krisis Sampah dan Air Bersih Dampak Godzilla El Niño 2026
    In Lingkungan
    Senin, 11 Mei 2026
  • Ilustrasi tikus pembawa virus. Foto Sipa/Pixabay.com.Mengenal Virus Hanta Tipe HFRS di Indonesia dan Tipe HPS di Kapal Pesiar
    In Rehat
    Senin, 11 Mei 2026
  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media