Sabtu, 14 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir di Buton Utara, Tiga Kecamatan Terdampak

Minggu, 19 Juni 2022
A A
Wilayah terdampak banjir di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara pada Sabtu, 18 Juni 2022. Foto Dok BNPB

Wilayah terdampak banjir di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara pada Sabtu, 18 Juni 2022. Foto Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Tiga kecamatan di Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, dilanda banjir pada, Sabtu, 18 Juni 2022. Tiga kecamatan yang terdampak banjir Kecamatan Kulisusu Barat, Wakorumba Utara dan Kambowa.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, tidak semua desa di kecamatan tersebut terdampak genangan. Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buton Utara melaporkan desa terdampak yaitu di Desa Lapandewa, Wantulasi, Morindino, Pongowulu dan Kelurahan Kambowa.

“Tim Reaksi Cepat BPBD setempat mencatat sebanyak 81 KK terdampak banjir ini. Tidak ada laporan korban luka-luka atau mengungsi akibat hujan lebat disertai air pasang laut di kawasan itu,” kata Muhari pada Minggu, 19 Juni 2022.

Baca Juga: Gempa Bengkulu Magnitudo 5,4 Kategori Gempa Bumi Dangkal

Merespons kejadian itu, BPBD setempat berkoordinasi dengan aparat desa dan kecamatan terdampak melakukan upaya tanggap darurat penyelamatan dan evakuasi warga yang membutuhkan pertolongan.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjir di Buton UtaraKabupaten Buton UtaraProvinsi Sulawesi Tenggara

Editor

Next Post
Ilustrasi pengendara motor bersandal jepit. Foto ntmcpolri.ifo.

Bermotor Tak Bersandal Jepit, Pakar UGM: Perlu Waktu Seperti Pemakaian Helm

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi ikan mati massal. Foto akbarnemati/pixabay.com.Ikan Dewa Mati Massal di Kuningan, Apa Penyebabnya?
    In Rehat
    Kamis, 12 Februari 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media