Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Banjir di Buton Utara, Tiga Kecamatan Terdampak

Minggu, 19 Juni 2022
A A
Wilayah terdampak banjir di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara pada Sabtu, 18 Juni 2022. Foto Dok BNPB

Wilayah terdampak banjir di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara pada Sabtu, 18 Juni 2022. Foto Dok BNPB

Share on FacebookShare on Twitter

Banjir terjadi dipicu hujan deras yang menyebabkan debit air Sungai Wantulasi, Lapandewa dan Kambowa meluap sejak hingga sore. Saat banjir terjadi, 81 unit rumah warga terdampak dengan tinggi muka air genangan antara 30 hingga 100 cm.

Baca Juga: Abrasi di Minahasa Selatan, Warga yang Kehilangan Rumah Akan Direlokasi 

“Namun pada hari ini, Minggu, 19 Juni 2022, genangan telah surut,” ujar Muhari.

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya banjir susulan. Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan salah satu wilayah dengan potensi hujan lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang. Pada esok hari, Senin (20/6), wilayah terdampak di Kabupaten Buton Utara masih berpeluang hujan ringan.

Baca Juga: Kelinci Sumatera, Satwa Langka Ini Ditemukan di Solok

Mengantisipasi potensi bahaya banjir, warga dapat mempersiapkan diri melalui rencana kesiapsiagaan keluarga, seperti mengetahui rute evakuasi, tempa evakuasi sementara, penyiapan tas siaga bencana, atau pun mematikan jaringan listrik rumah sebelum terjadi banjir. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjir di Buton UtaraKabupaten Buton UtaraProvinsi Sulawesi Tenggara

Editor

Next Post
Ilustrasi pengendara motor bersandal jepit. Foto ntmcpolri.ifo.

Bermotor Tak Bersandal Jepit, Pakar UGM: Perlu Waktu Seperti Pemakaian Helm

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media