Baca Juga: La Nina Triple Dip Berulang hingga 2023, Waspada Penyakit Musim Penghujan
“Bencana banjir dan tanah longsor di Trenggalek tersebut menambah daftar panjang bencana hidrometeorologi basah yang terjadi di Jawa Timur,” ungkap Muhari.
Berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun BNPB, dampak banjir Trenggalekmenyebabkan satu orang warga dilaporkan meninggal dunia. Sebanyak 2.640 kepala keluarga atau 7.440 jiwa dan 2.457 unit rumah terendam banjir dengan ketinggian muka air sekitar tiga puluh hingga seratus sentimeter. Banjir juga berdampak pada dua fasilitas pendidikan dan satu fasilitas kesehatan yaitu RSUD dr. Soedomo.
Baca Juga: Cegah Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Imbau Obat Sirup Tak Diberikan untuk Anak
Sebanyak 49 unit rumah dan 33 kepala keluarga terdampak tanah longsor di Trenggalek Material longsor menutup beberapa titik akses jalan, sehingga mengakibatkan jalan tidak bisa dilalui.
Untuk melakukan penanganan bencana, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Trenggalek dan tim gabungan telah menuju lokasi terdampak sejak Selasa lalu. [WLC01]
Discussion about this post