Senin, 11 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Basarnas Perpanjang Masa Pencarian 12 Korban Gempa Cianjur yang Hilang

Rabu, 30 November 2022
A A
Korban gempa Cianjur yang masih dinyatakan hilang sebanyak 12 orang. Foto BNBP, pencarian korban gempa Cianjur di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Korban gempa Cianjur yang masih dinyatakan hilang sebanyak 12 orang. Foto BNBP, pencarian korban gempa Cianjur di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Basarnas memperpanjang masa pencarian terhadap 12 korban gempa Cianjur yang masih dinyatakan hilang. Memasuki hari kesembilan pasca gempa Cianjur 5,6 magnitudo, jumlah korban gempa Cianjur yang meninggal dunia dan telah ditemukan 328 orang.

Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengajukan penambahan waktu selama tiga hari terhitung mulai Kamis, 1 Desember hingga 3 Desember 2022 kepada Basarnas untuk melakukan pencarian terhadap 12 orang yang masih dinyatakan hilang.

Bupati Cianjur Herman Suherman mengungkapkan, hasil pencarian dan penyelamatan yang dilakukan Basarnas pada Rabu, 30 November, 2022, kembali menemukan satu korban meninggal dunia.

“Hari ini pencarian didapatkan satu orang, sehingga yang meninggal dunia bertambah satu menadi 328 jiwa,” kata Bupati Cianjur Herman Suherman bersama Forkopimda dalam konferensi pers update penanganan dampak gempa Cianjur pada Rabu, 30 November 2022.

Baca Juga: Korban Gempa Cianjur Bertambah Lagi Jadi 327 Orang Meninggal Dunia

Sedangkan korban yang masih dinyatakan hilang 12 orang. Herman menyatakan, secara waktu pencarian terhadap korban gempa Cianjur oleh Basarnas berakhir pada Rabu, 30 November 2022.

“Secara aturan sudah beakhir hari ini. Namun melihat kondisi di lapangan dan ahli waris yang masih berharap untuk ditemukan korban yang hilang, kami membuat usulan penambahan waktu tiga hari kedepan. Mohon doanya dalam waktu tiga hari bahkan satu hari pun kalau besok ketemu, ya Basarnas akan berakhir. Mohon doanya cuaca baik agar Basarnas bisa menemukan warga yang hilang sebanyak 12 jiwa,” ungkap Bupati Cianjur.

Sementara data kerusakan rumah dampak gempa Cianjur yang telah terverifikasi, menurut Herman, seluruhnya 17.864 rumah.

Baca Juga: Tim Sistem Peringatan Dini UGM Bisa Prediksi 1 hingga 4 Hari Sebelum Gempa

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Basarnasgempa CianjurKabupaten Cianjurkorban gempa Cianjurkorban hilang gempa CianjurProvinsi Jawa Barat

Editor

Next Post
Ilustrasi area hutan yang rusak. Foto PublicDomainPictures/pixabay.com

Pakar UGM, Sakit dan Kelaparan Akibat Perubahan Iklim Jadi Bencana Masa Depan

Discussion about this post

TERKINI

  • Tim SAR gabungan membawa kantong jenazah korban erupsi gunung api Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, 10 Mei 2026. Foto Basarnas.Pendakian Gunung Dukono Ditutup April 2026, Tiga Pendaki Tewas Mei 2026
    In Traveling
    Minggu, 10 Mei 2026
  • Suasana salah satu tempat pembuangan sampah sementara di Kota Yogyakarta. Foto Dok. Forpi Kota YogyakartaKritik Walhi Yogyakarta, PSEL Menyeret Daerah Tergantung pada Pasokan Sampah
    In Lingkungan
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Official trailer film Pesta Babi. Foto Indonesia Baru/YouTube.SIEJ: Larangan Nobar Pesta Babi Sensor Pengungkapan Peminggiran Hak Masyarakat Adat
    In News
    Sabtu, 9 Mei 2026
  • Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 bertema “Bridging the Landscape: Readiness & Viability in Indonesia’s Net Zero Steel Ecosystem”, 7 Mei 2026. Foto ITB.Teknologi Hidrogen Menuju Ekosistem Baja Rendah Karbon di Indonesia
    In IPTEK
    Jumat, 8 Mei 2026
  • Industri wisata On The Rock di bangun di atas karst Gunungsewu, Gunungkidul, Selasa, 6 Mei 2026. Foto Pito Agustin/wanaloka.com.Walhi Yogya Ingatkan, Sanksi Denda Industri Wisata di KBAK Gunungsewu Tak Membuat Jera
    In News
    Kamis, 7 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media