Kamis, 12 Februari 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BBKSDA Sumut Mitigasi Konflik Harimau Sumatera dengan Enam Desa

SKW V Sipirok kembali menemukan jejak baru Harimau Sumatera di Desa Lantosan Rogas, Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan. Jejak itu ditemukan saat melakukan mitigasi konflik harimau dengan warga desa.

Jumat, 10 Maret 2023
A A
Harimau sumatra. Foto ppid.menlhk.go.id.

Harimau sumatra. Foto ppid.menlhk.go.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Bagaimana rasanya mendengarkan auman si raja hutan, harimau di alam liar selama hampir setengah jam? Inilah yang dialami personel Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) saat melakukan mitigasi konflik Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dengan warga di Desa Lantosan Rogas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Konflik Harimau Sumatera dengan warga Desa Lantosan Rogas kembali terjadi. Di pengujung bulan lalu, 28 Februari 2023, konflik Harimau Sumatera terjadi di Desa Lantosan Rogas, dan salah satu ternak sapi warga dimangsa harimau. Dugaan sapi tersebut dimangsa harimau, adanya bukti dua jejak harimau di sisi tubuh sapi yang sudah terburai. Kurang dari sepekan, harimau kembali muncul di Desa Lantosan Rogas.

Kemunculan Harimau Sumatera ini disaksikan warga desa. Satwa liar buas yang dilindungi ini dilihat warga melintas di kebun kacang. Lokasi kemunculan harimau ini tidak jauh dari lokasi terjadinya konflik pada akhir Februari lalu.

Baca Juga: Konflik Harimau dengan Manusia di Pelalawan, Warga Diimbau Tidak Keluar Malam

Kemunculan kembali harimau ini menimbulkan keresahan warga.

Tim Seksi Konservasi Wilayah (SKW) V Sipirok yang menerima laporan kemunculan Harimau Sumatera, merespons turun ke lokasi kemunculan satwa dilindungi itu, pada Senin, 6 Maret 2023, untuk melakukan mitigasi  konflik Harimau Sumatera dengan warga Desa Lantosan Rogas.

Saat melakukan penelusuran di lapangan, ditemukan jejak-jejak baru harimau di dua titik, di jalan tanah sekitar 100 meter dari jalan penghubung kecamatan. Selain menemukan jejak harimau, personel SKW V Sipirok mendengarkan auman dan kiukan si belang selama lebih kurang 35 menit.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA Sumutharimau sumateraKabupaten Tapanuli Selatankonflik harimau dengan wargamitigasi konflik harimau sumaterasatwa liar dilindungi

Editor

Next Post
Ilustrasi gagal panen. Foto ID 12019/pixabay.com.

Gagal Panen Akibat Anomali Iklim 2023, Petani Dijanjikan Dapat Premi Asuransi

Discussion about this post

TERKINI

  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 serukan pelaksanaan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.KPA Kritik Peran Bank Tanah, Menghidupkan Lagi Kepemilikan Tanah Negara Masa Kolonial
    In Lingkungan
    Rabu, 11 Februari 2026
  • MMA dan PPLH LRI sepakat menguatkan peran adat dalam mengelola hutan di Aceh. Foto Dok. IPB University.Kuatkan Kembali Panglima Uteun untuk Jaga Kelestarian Hutan Aceh
    In News
    Rabu, 11 Februari 2026
  • Lokasi pertambangan dekat dengan sebuah danau (L) dan Teluk Weda (R) di Indonesia Timur pada 2023. Foto Climate Rights International.Jatam Tegaskan, Empat Perusahaan Tambang di Maluku Utara Harus Ditindak Tegas, Tak Sekadar Denda
    In Lingkungan
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Ilustrasi sistem saraf pusat manusia yang meliputi otak dan sumsusm tulang belakang. Foto VSRao/pixabay.com.Virus Nipah Menyerang Sistem Saraf Pusat yang Percepat Perburukan Klinis
    In Rehat
    Selasa, 10 Februari 2026
  • Banjir di salah satu wilayah di Pulau Jawa. Foto Dok. Walhi.Kebijakan Tata Ruang Abaikan Lingkungan, Bencana Ekologis di Pulau Jawa Terus Berlanjut
    In Lingkungan
    Senin, 9 Februari 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media