Jumat, 17 April 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Beginer Subhan: Manusia Baru Mengetahui 10 Persen Informasi Berasal dari Laut

Menjaga dan menguak diversitas laut diperlukan banyak penelitian, teknologi dan mengawasi aktivitas manusia yang dapat mengancam keragaman laut.

Jumat, 30 September 2022
A A
Dosen ITK IPB Dr. Beginer Subhan. Foto Akun Facebook Beginer Subhan.

Dosen ITK IPB Dr. Beginer Subhan. Foto Akun Facebook Beginer Subhan.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) IPB University, Dr. Beginer Subhan menyatakan manusia baru mengetahui 10 persen informasi yang berasal dari laut.

Untuk mengungkap jutaan informasi di laut, biodiversitas laut harus didukung dengan banyak penelitian, teknologi di bidang bioinformatika, serta keterjagaan diversitas laut dari aktivitas manusia yang merusak.

“Manusia baru mengetahui sekitar 10 persen informasi yang berasal dari laut. Sehingga cenderung sulit untuk melakukan perlindungan terhadap hal-hal yang belum diketahui manusia,” kata Beginer Subhan.

Baca Juga: Dewi Apri Astuti: Black Soldier Fly Penghasil Pakan Ternak Lebih Sehat dan Murah

Hal tersebut disampaikan Dr. Beginer Subhan dalam webinar Bioinformatics Seri ke-25 dengan mengusung tema Peran Bioinformatika dalam Menguak Biodiversitas Laut Indonesia untuk Mendukung Pemanfaatan Sumberdaya Kelautan Berkelanjutan, yang digelar Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University pada Selasa, 27 September 2022.

Dosen pengampu delapan matakuliah di ITK IPB University ini menuturkan, riset biodiversitas di Indonesia mengalami pasang-surut. Kondisi fluktuasi penelitian biodiversitas berkorelasi pada sumbangan dari pendonor.

“Riset biodiversitas justru lebih banyak dilakukan oleh peneliti dari negara maju,” kata Beginer.

Baca Juga: Kebakaran di TN Gunung Ciremai, Api Belum Padam Lahan Terbakar 95 Hektar

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: biodiversitasbiodiversitas lautDNA lingkunganDr Beginer SubhanIPB Universitymanusia baru mengetahui 10 persen informasi berasal dari lautteknologi eDNAterumbu karang

Editor

Next Post
Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di kawasan Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.

Ini Cara BBKSDA Sumut Mitigasi Konflik Monyet dengan Manusia di Asahan

Discussion about this post

TERKINI

  • Idea serahkan sengketa informasi terkait dokumen perizinan pendirian objek wisata di kawasan karst Gunungsewu di Gunungkidul, 14 April 2026. Foto KSKG.Dokumen Izin Wisata di Karst Gunungsewu Tertutup, Idea Serahkan Sengketa Informasi
    In News
    Selasa, 14 April 2026
  • Dokter menjelaskan kondisi paru-paru peserta ACF melalui hasil foto rontgen yang muncul hanya sesaat setelah melakukan rontgen. Foto Pusat Kedokteran Tropis UGM.Jemput Bola Eliminasi TBC Targetkan 3.000 Warga di Gunungkidul
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Cahaya jejak roket Jielong-3, 11 April 2026. Foto Dok. BRIN.Jejak Roket Cina Jielong-3 di Langit Indonesia
    In News
    Senin, 13 April 2026
  • Nelayan Maluku Utara membersihkan jaring dari lumpur sedimentasi. Foto Walhi Maluku Utara.Ancaman dan Peluang Nelayan di Tengah Cuaca Ekstrem
    In Lingkungan
    Minggu, 12 April 2026
  • Ilustrasi hasil rontgen paru pasien TB. Foto freepik.com.Eliminasi TBC, Temukan Kasus secara Aktif dan Waspada Batuk Lebih dari Dua Minggu
    In Rehat
    Sabtu, 11 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media