Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Ini Cara BBKSDA Sumut Mitigasi Konflik Monyet dengan Manusia di Asahan

Jumat, 30 September 2022
A A
Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di kawasan Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) di kawasan Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara (BBKSDA Sumut) melakukan mitigasi konflik monyet dengan manusia di Asahan.

Segerombolan monyet jenis Macaca nemestrina dan Macaca fasciularis kurun waktu lima tahun terakhir, kerap muncul di kawasan perkebunan sawit PT. Gunung Melayu Kebun Sentral, dan perumahan karyawan di Desa Batu Anam, Kecamatan Rahuning, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. 

Kemunculan koloni satwa primata itu membikin resah warga karena melakukan pengrusakan.

Kasus konflik monyet dengan manusia di Asahan langsung ditangani Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) III Kisaran, setelah menerima laporan dari pihak perkebunan.

Baca Juga: BBKSDA Sumut Kembali Mitigasi Konflik Harimau Sumatera dengan Warga Langkat

Disebutkan, kemunculan gerombolan kera ini sudah meresahkan, sebab melakukan pengrusakan di kantor perusahaan perkebunan sawit tersebut.

“Keterangan yang disampaikan humas perkebunan, sekumpulan beruk tersebut mulai meresahkan sekitar 3-5 tahun belakangan ini. Melakukan perusakan peralatan, perlengkapan yang ada di kantor, dan juga mengganggu perumahan karyawan,” demikian penjelasan yang dilansir dari laman Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis malam, 29 September 2022.

Penanganan mitigasi konflik monyet dengan manusia di Asahan dilakukan personel Seksi Konservasi Wilayah III Kisaran, dengan cara menghalau, mengusir monyet menggunakan jenduman, berupa petasan (meriam) paralon.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BBKSDA Sumutcacar monyetKabupaten Asahankonflik monyet dengan manusia di Asahanperkebunan sawitProvinsi Sumatera Utara

Editor

Next Post
Gempa Tapanuli Utara, BNPB melapokan satu orang meninggal dunia. Foto BPBD Kabupaten Tapanuli Utara.

Gempa Tapanuli Utara Satu Orang Meninggal Dunia, Gempa Susulan 68 Kali Terjadi

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media