Jumat, 27 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BMKG Ajak Global Kolaborasi Pengamatan Laut Demi Informasi Cuaca yang Akurat

Rabu, 25 Oktober 2023
A A
Acara Data Buoy Co-Operation Panel-39 di Nusa Dua, Bali. Foto Dok. BMKG.

Acara Data Buoy Co-Operation Panel-39 di Nusa Dua, Bali. Foto Dok. BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Di Indonesia, interaksi antara daratan dan laut telah menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan karakteristik cuaca dan iklim. Mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan tropis yang sekitar 70 persen wilayahnya dikelilingi perairan, sehingga menjaga keseimbangan antara daratan dan lautan adalah tantangan.

Peristiwa seperti El Nino-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) memiliki dampak signifikan. Lantaran posisi geografis Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudera, yakni Samudera Hindia dan Pasifik. Selain itu, aktivitas Arus Lintas Indonesia (Arlindo) juga turut memengaruhi kondisi cuaca dan iklim di Indonesia.

Usai mengalami rangkaian tahun yang bergejolak, mulai dari La Nina Triple-Dip pada tahun 2020 hingga 2022, Indonesia sekarang dihadapkan pada masalah kekeringan serius yang dipicu El Nino yang kuat. Keakuratan dan keterlambatan peringatan dini sangat penting, karena bergantung pada data pengamatan laut yang dikumpulkan melalui situs web OceanOPS.

Baca Juga: Terinspirasi Yin Yang, Tim Kuya Sigma ITB Raih Sertifikat Tahan Gempa

Keberhasilan pengamatan laut sejalan dengan salah satu peran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam mengeluarkan informasi dan peringatan dini terkait cuaca perairan. BMKG memenuhi tanggung jawab dengan berperan aktif dalam penelitian, pengembangan, dan inovasi dalam penggunaan model prakiraan cuaca perairan yang mutakhir. Serta memungkinkan prediksi cuaca perairan dan parameter oseanografi yang lebih akurat.

Pentingnya pengamatan laut menuntut kolaborasi yang erat. BMKG berkomitmen untuk berpartisipasi dalam inisiatif bersama sejak tahun 2015 dengan berfokus pada pemeliharaan Buoy Research Moored Array for African-Asian-Australian Monsoon Analysis and Prediction (RAMA). Kolaborasi juga meningkatkan ketersediaan data dan metadata dan mendorong kerja sama yang lebih erat dengan komunitas pengguna data pelampung. Serta mempromosikan praktik terbaik dalam manajemen data dalam kegiatan Data Buoy Co-Operation Panel (DBCP-39).

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: Arus Lintas IndonesiaBMKGData Buoy Co-Operation PanelEl Ninopengamatan lautWorld Meteorological Organization

Editor

Next Post
Wisatawan Gunung Bromo melihat detik-detik sinar matahari merekah di langit pagi hari. Foto wanaloka.com.

Keindahan Langit Indonesia Jadi Peluang Pengembangan Astrowisata

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media