Senin, 14 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Analisis BMKG Ini Pemicu Gempa Menengah di Kepulauan Talaud

Selasa, 10 Desember 2024
A A
Gempa menengah menggoyang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Selasa, 10 Desember 2024. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat pusat gempa.

Gempa menengah menggoyang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada Selasa, 10 Desember 2024. Foto tangkap layar Google Earth berdasarkan koordinat pusat gempa.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Gempa menengah berkekuatan 5,2 magnitudo menggoyang Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Selasa, 10 Desember 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, lindu terjadi sekitar pukul 13.13 WIB.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan, wilayah Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara diguncang gempa tektonik 5,2 magnitudo, Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa yang terjadi memiliki parameter update 4,9 magnitudo.

Pusat gempa menengah yang melanda Kepulauan Talaud, terletak pada koordinat 3,72 derajat Lintang Utara, 127,84 derajat Bujur Timur, berlokasi di laut pada jarak 132 kilometer arah Tenggara Kota Melonguane, Sulawesi Utara, pada kedalaman 136 kilometer.

Baca Juga: Modifikasi Cuaca BMKG Berhasil Kurangi Risiko Bencana Hidrometeorologi di Jakarta

Merujuk pada lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa yang terjadi merupakan jenis gempa  menengah.

“Gempa akibat adanya deformasi batuan pada lempeng Laut Filipina yang tersubduksi di bawah Laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik dengan kombinasi mendatar (oblique thrust fault),” jelas Daryono dalam laporan tertulis.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: BMKGGempa Kepulauan Talaudgempa Laut MalukuGempa Menengah Kepulauan Talaud

Editor

Next Post
Gunung Lewotobi Laki-laki kembali erupsi, Selasa,10 Desember 2024 pukul 06.07 WITA. Foto Magma Indonesia.

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Pakar Dorong Mitigasi Berbasis Sains

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media