Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BNPB Libatkan 106 Mahasiswa Data Rumah Rusak Dampak Gempa

Jumat, 4 Maret 2022
A A
Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jarwansah mengenakan rompi BNPB pada mahasiswa terlibat pendataan. Foto BNPB.

Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jarwansah mengenakan rompi BNPB pada mahasiswa terlibat pendataan. Foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melibatkan 106 mahasiswa berlatar studi teknik sipil dan arsitektur dari empat universitas di Sumatera Barat, untuk pendataan bangunan rusak dampak gempa Magnitudo (M)6,1.

Ke-106 mahasiswa teknik sipil dan arsitektur berasal dari Universitas Andalas, Universitas Bung Hatta, Universitas Negeri Padang dan Institut Teknologi Padang tersebut akan mendata rumah penduduk di Kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Aktivitas pendataan bangunan rusak dampak gempa mulai dilakukan mahasiswa Kamis, 3 Maret hingga 11 Maret 2022.

Kegiatan ini ditandai dengan acara pelepasan mahasiswa dan koordinator yang berlangsung di Kantor UPT BNPB Regional Sumatera oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BNPB, Jarwansah bersama Rektor Universitas Andalas, Rektor Universitas Bung Hatta, perwakilan dari Universitas Negeri Padang, perwakilan Institut Teknologi Padang, serta Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Provinsi Sumatra Barat.

Baca Juga: 12 Orang Meninggal dan 14 Ribu Warga Mengungsi

Jarwansah mengatakan, kegiatan pendataan ini berdasarkan kategori kerusakan rumah yang terdiri dari rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat. Pelaporan pendataan ini menggunakan aplikasi InaRISK yang dikembangkan BNPB sehingga ada dokumentasi kondisi rumah, titik lokasi geografis, nomor kepala keluarga, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Pendataan rumah merupakan bagian dalam pengkajian kebutuhan pascabencana (jitupasna).

Baca Juga: PP Muhammadiyah Desak PBB Akhiri Perang Rusia-Ukraina

Hasil pendataan, kata Jarwansha, langsung dan tampil dalam dashboard inaRISK, dapat diakses oleh umum.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: gempa Pasaman Baratgempa terkiniKabupaten PasamanProvinsi Sumatera Barat

Editor

Next Post
Ilustrasi makanan laut. Foto cattalin/pixabay.com.

Jangan Batasi Jumlah Makanan Anak Obesitas, Tapi Ini yang Dilakukan

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media