Sabtu, 18 Juli 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

BRIN dan BMKG Rancang Regenerasi Sistem Peringatan Dini Tsunami

Minggu, 6 Maret 2022
A A
Ilustrasi tsunami. Foto KELLEPICS/pixabay.com.

Ilustrasi tsunami. Foto KELLEPICS/pixabay.com.

Share on FacebookShare on Twitter

Pokja tsunami memiliki tugas untuk merencanakan kebijakan di bidang tsunami serta kegiatan penunjangnya secara berkelanjutan, baik berupa program jangka pendek maupun jangka menengah. Serta memberikan masukan strategi kebijakan pengamatan tsunami, pengolahan dan analisis data tsunami, modeling, diseminasi dan layanan tsunami, serta emerging teknologi tsunami.

Baca Juga: Gempa Aceh 5,6 Magnitudo, Daryono: Ciri Khas Gempa Megathrust

Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika merupakan unit kerja penyelenggara riset yang sudah berdiri sejak 1982. Khususnya Laboratorium Hidrodinamika di Yogyakarta telah berhasil mematenkan BPPT-lock, yaitu satu rekayasa unit lapis lindung beton untuk pemecah gelombang di pelabuhan atau perlindungan pantai. BPPT-lock telah digunakan di beberapa tempat sejak 2018, yaitu di PLTU Pacitan, TPPI Tuban, dan Pelabuhan Sanur Bali. Banyak kontraktor di bidang pelabuhan-pantai mulai tertarik menggunakan BPPT-lock yang secara kinerja lebih stabil dan ekonomis.

Pada tahun 2022, Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, khususnya Laboratorium di Yogyakarta terlibat dalam riset di rumah program teknologi kebencanaan melalui Organisasi Riset Pengkajian dan Penerapan Teknologi BRIN. Rumah program ini mewadahi riset mitigasi bencana, mulai dari teknologi peringatan dini, pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekayasa-desain rekonstruksi.

“Kami melanjutkan riset sebelumnya dengan melakukan pengembangan pemodelan prediksi tsunami berbasis kecerdasaan artifisial dan optimasi desain hybrid untuk mengurangi dampak ancaman tsunami,” terang Widjo, mengingat Indonesia adalah negara kepulauan dengan potensi tsunami yang tinggi. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: BPPT-blockgempa dan tsunamiInaTEWSpemecah gelombangPokja tsunamiSistem peringatan dini tsunami

Editor

Next Post
Ilustrasi macan tutul. Foto R_Francoeur/pixabay.com.

Macan Tutul Rasi dan Slamet Ramadhan Diharapkan Berkembangbiak di Gunung Ciremai

Discussion about this post

TERKINI

  • Tanah longsor di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Mei 2026. Foto BPBDKabupaten Bogor.Pulau Jawa Hadapi Tekanan Ekologis, Negara Harus Hentikan Perampasan Ruang Hidup
    In News
    Kamis, 16 Juli 2026
  • Ilustrasi bocah minum air karena kepanasan. Foto Pezibear/Pixabay.com.Kesadaran Masyarakat atas Heatstroke dan Heat Stress Rendah, Ini Alasannya
    In IPTEK
    Jumat, 10 Juli 2026
  • Ilustrasi orang mengalami heatstroke. Foto Cloud Purple/Pixabay.com.Alarm Dua Kematian Bulan Juni, Heatstroke dan Heat Stress Belum Jadi Perhatian 
    In IPTEK
    Kamis, 9 Juli 2026
  • Ilustrasi tanaman sorgum. Foto RJA1988/Pixabay.com.Kerentanan Pangan Akibat El Nino dan Kemarau Panjang 2026: Kekeringan hingga Ancaman Hama
    In IPTEK
    Senin, 29 Juni 2026
  • Penambangan nikel. Foto djkn.kemenkeu.go.id.Walhi: Kemiskinan Indonesia Naik Akibat Ekonomi Dibangun di Atas Kerusakan Lingkungan
    In News
    Minggu, 28 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media