Jumat, 1 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Bukan Tsunami, Ini Sebab Air Naik dan Merusak Rumah Warga Bersamaan Gempa Mag7,1 di Laut Maluku

Kamis, 19 Januari 2023
A A
Bukan tsunami, ini sebab air naik dan merusak rumah warga bersamaan gempa Mag7,1 di Laut Maluku pada Rabu, 18 Januari 2023. Foto Dok BPBP, warga yang mengungsi dampak banjir rob di Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Bukan tsunami, ini sebab air naik dan merusak rumah warga bersamaan gempa Mag7,1 di Laut Maluku pada Rabu, 18 Januari 2023. Foto Dok BPBP, warga yang mengungsi dampak banjir rob di Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara.

Share on FacebookShare on Twitter

“Mereka kami minta untuk tetap mengungsi sementara sampai beberapa waktu ke depan. Di samping memang karena rumah mereka rusak karena rob, kita juga tunggu informasi dari BMKG,” tegas Abman.

BNPB juga melaporkan adanya kerusakan dampak gempa Mag7,1 di Laut Maluku. Disebutkan Muhari, kerusakan terdapat di Kabupaten Pulau Moratai, yakni empat rumah rusak di Desa Sangowo Barat, Kecamatan Morotai Timur, dan dua rumah rusak di Desa Sabatai Tua, Kecamatan Morotai Selatan.

“BPBD Kabupaten Pulau Morotai saat ini telah melaporkan bahwa sedikitnya ada 24 jiwa yang terdampak gempa tersebut. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa itu, situasi sudah kondusif dan kerugian material masih dalam pendataan lebih lanjut,” kata Muhari.

Laporan Pusdalops BNPB, sebut Muhari, gempa Mag7,1 di Laut Maluku juga dirasakan di Kabupaten Halmahera Barat dan Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara. Kabupaten Kepulauan Talaud, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dan Kabupaten Kepulauan Sangihe di Provinsi Sulawesi Utara, juga melaporkan guncangan gempa dengan durasi 20 hingga 25 detik.

Baca Juga: Inilah Keunikan Wisata Konservasi Alam yang Jadi Jujugan Wisatawan

“Hingga saat ini, BMKG mencatat ada sebanyak 31 gempa bumi susulan dengan skala Mag3.8 sampai dengan Mag 5.3 yang berpusat tak jauh dari lokasi episentrum gempa utama,” ungkap Muhari.

Sebagai antisipasi adanya potensi dampak gempa susulan, Muhari menyatakan, BPBD setempat telah memberikan rekomendasi kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Masyarakat juga diminta agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Selanjutnya BPBD juga mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum memutuskan untuk kembali ke dalam rumah masing-masing,” imbuh Muhari. [WLC01]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: banjir robdampak gempa Malukugempa besar di Laut Malukugempa Mag7 di Laut MalukuKabupaten Halmahera UtaraKepulauan MorotaiLempeng Laut Maluku

Editor

Next Post
Ilustrasi jurnalis meliput bencana wabah. Foto hosny_salah/pixabay.com.

SIEJ Siapkan Jurnalis Menjawab Tiga Tantangan Masalah Lingkungan

Discussion about this post

TERKINI

  • Pegiat lingkungan,, Arief Kamarudin menunjukkan ikana sapu-sapu yang ditangkapnya. Foto @ariefkamarudin/instagram.Bagaimana Ikan Asal Amazon Bisa Menginvasi Sungai di Indonesia?
    In Rehat
    Kamis, 30 April 2026
  • Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat berbicara kepada awak media usai sertijab, 29 APril 2026. Foto KLH/BPLH.Pesan Walhi dan Janji Menteri Baru Lingkungan Hidup
    In News
    Rabu, 29 April 2026
  • Petani pasir lahan pantai di Kulon Progo tengah menyirami lahan cabenya. Foto Dok. Soetana Monang Hasibuan/Wanaloka.com.20 Tahun PPLP Kulon Progo, Menanam adalah Melawan Apa?
    In Sosok
    Minggu, 19 April 2026
  • Ilustrasi TPA open dumping. Foto khoinguyenfoto/pixabay.com.Praktik TPA Open Dumping Ditutup Akhir Juli 2026
    In News
    Sabtu, 18 April 2026
  • Ketebalan 'salju abadi' Pegunungan Jayawijaya, Papua tinggal 4 meter pada 2024. Foto Dok. BMKG.Salju Abadi Puncak Jaya akan Hilang, Kurangi Pemakaian Bahan Bakar Fosil
    In IPTEK
    Sabtu, 18 April 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media