Senin, 25 Mei 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Cegah Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Imbau Obat Sirup Tak Diberikan untuk Anak

Kamis, 20 Oktober 2022
A A
Ilustrasi obat sirup. Foto frolicsomepl /pixabay.com

Ilustrasi obat sirup. Foto frolicsomepl /pixabay.com

Share on FacebookShare on Twitter

“Sementara program vaksinasi belum menyasar anak usia 1-5 tahun,” imbuh Syahril.

Berdasarkan data laporan kasus AKI yang diterima Kemenkes per 18 Oktober 2022 sebanyak 206 kasus dari 20 provinsi (dalam rilis Kemenkes sebelumnya disebut 189 kasus laporan per 18 Oktober 2022). Dari jumlah tersebut, angka kematian sebanyak 99 anak.

Jumlah pasien anak yang meninggal akibat AKI yang dirawat Rumah Sakit Cipto Mangkunkusumo (RSCM) Jakarta sebanyak 65 persen. Sementara jumlah kasus kematian per 19 Oktober 2022 di Rumah Sakit Umum Pusat Sardjito Yogyakarta bertambah satu kasus sehingga total menjadi enam kasus dari 13 pasien.

Baca Juga: La Nina Triple Dip Berulang hingga 2023, Waspada Penyakit Musim Penghujan

“Peningkatan tajam kasus, terutama di bawah usia 5 tahun. Ini berbeda dengan sebelumnya. Penyebabnya masih dalam penelusuran dan penelitian,” kata Syahril.

Syahril juga meminta orang tua yang memiliki anak balita untuk waspada. Anak balita dengan gejala penurunan jumlah air seni dan frekuensi buang air kecil dengan atau tanpa demam, diare, batuk pilek, mual dan muntah segera dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat. Keluarga pasien diminta membawa atau menginformasikan obat yang dikonsumsi sebelumnya, serta menyampaikan riwayat penggunaan obat kepada tenaga kesehatan.

“Langkah awal untuk menurunkan fatalitas AKI, Kemenkes melalui RSCM telah membeli antidotum yang didatangkan langsung dari luar negeri,” kata Syahril. [WLC02]

Sumber: Kementerian Kesehatan RI

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: Acute Kidney InjuryAKIanak balitaCovid-19gagal ginjalgagal ginjal akutgagal ginjal akut pada anakGangguan Ginjal Akut Progresif AtipikalIDAIKemenkessirup

Editor

Next Post
Dosen Program Studi Profesi Apoteker Fakutas MIPA UNS, Apoteker Yeni Farida. Foto uns.ac.id

Yeni Farida: Gangguan Ginjal Akut pada Anak Pernah Terjadi di Amerika dan Haiti

Discussion about this post

TERKINI

  • Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University, Prof. Edy Hartulistiyoso. Foto Dok. IPB University. IEdy Hartulistiyoso: Panas Sisa Industri Bisa Diubah Jadi Energi Listrik
    In Sosok
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Ikan nila, salah satu ikan invasif di perairan Indonesia. Foto distankan.bulelengkab.go.id.Sekitar 20 dari 50 Jenis Ikan Asing di Perairan Umum Indonesia Kategori Invasif
    In Lingkungan
    Sabtu, 23 Mei 2026
  • Teknologi untuk riset kualitas udara. Foto Dok. BRIN.BRIN Teliti Kualitas Udara Tiga Kota, Bandung Lampaui Batas Aman
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Presiden Prabowo Subianto saat akan menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026, 20 Mei 2026. Foto Kris/BPMI Setpres.Cabut PP 21/2026, Potensi Kerusakan SDA Sulit Dipertanggungjawabkan
    In Lingkungan
    Jumat, 22 Mei 2026
  • Warga Makassar memprotes rencana pendirian PSEL di dekat permukiman. Foto Dok. Walhi Sulawesi Selatan.Proyek PSEL di Makassar dan Yogyakarta, Transisi Darurat Sampah ke Darurat Kesehatan
    In Lingkungan
    Kamis, 21 Mei 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media