Baca Juga: Pesan Jokowi, Muhammadiyah Kuatkan Hablum Minal Alam untuk Kelestarian Alam
Menurut Suharyanto, proses assesmen dan pendataan di lapangan terus dimaksimalkan hari ini hingga malam.
“Besok pagi [Selasa] saya dan tim kemudian dari unsur Komisi VIII DPR RI akan ikut ke sasaran [lokasi] akan mendampingi daerah khususnya dalam tahap awal penanganan tahap tanggap darurat. Kami tentu saja memastikan masyarakat yang menjadi korban, baik yang mengalami korban jiwa, luka-luka dan rumahnya hancur. Ini bisa ditangani secepat mungki. Khususnya terkait dengan pemenuhan dasar hidupnya selama tahap tanggap darurat,” ungkap Suharyanto.
Dalam penanganan tanggap darurat dampak gempa Cianjur, Suharyanto menjelaskan, BNPB bekerjasama dengan seluruh unsur. Dikatakanya, BNPB membantu operasional dan anggaran dalam masa tanggap darurat.
Baca Juga: Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nasir, Ketum PP Aisyiyah Salmah Orbayinah
Dalam wawancara tersebut, Suharyanto menyatakan, korban yang meninggal dunia dan korban luka-luka harus mendapat perawatan yang terbaik.
“Masyarakat yang harus mengungsi kami yakinkan tempat pengungsian didirikan, kebutuhan logistik dan kebutuhan dasar manusia dapat disiapkan dengan sebaik-baiknya,” imbuh Suharyanto.
Gempa magnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin, 21 November 2022, pukul 13.21WIB. BMKG mengabarkan, pusat gempa terletak pada Koordinat 6.84 derajat Lintang Selatan, 107.05 derajat Bujur Timur, berjarak 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada kedalaman 10 kilometer. Guncangan gempa ini dirasakan hingga intensitas skala V MMI. [WLC01]
Discussion about this post