Kamis, 15 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Didik S. Setyadi: Akar Masalah Konflik Rusia-Ukraina adalah Soal Minyak

Minyak disebut sebagai akar masalah dari perang Rusia-Ukraina. Mengingat Rusia adalah salah satu produsen minyak mentah terbesar dunia.

Senin, 7 Maret 2022
A A
Didik S. Setyadi. Foto unair.ac.id.

Didik S. Setyadi. Foto unair.ac.id.

Share on FacebookShare on Twitter

Ia menjelaskan ada peraturan baru dari Rusia melarang jalur pendistribusian migas ke Eropa melalui wilayah Ukraina. Kondisi ini membuat Ukraina khawatir, karena salah satu pemasukan Ukraina dari jalur pendistribusian migas menjadi berkurang.

Baca Juga: Berjemur Membuat Mood Lebih Baik, Mengapa?

Di sisi lain, ada persoalan sosiologis di dalam internal Ukraina. Orang-orang Ukraina bagian timur merasa lebih dekat secara sosiologis dan kultural dengan orang-orang Rusia. Sementara yang di bagian barat merasa lebih dekat dengan kultur orang-orang Eropa Barat. Dengan demikian, potensi perpecahan secara budaya antara orang Ukraina Timur dengan Ukraina Barat sudah ada.

“Apabila ada trigger sedikit saja, perbedaan itu lebih mudah membara,” tambah Didik.

Dengan demikian, konflik Rusia-Ukraina mempengaruhi kondisi perdagangan minyak mentah dunia, karena Rusia merupakan salah satu negara produsen migas terbesar di dunia. Indonesia diklaim tidak menghadapi risiko apa pun terhadap konflik Rusia-Ukraina.

“Namun Indonesia tetap menjadi salah satu negara yang terdampak,” tukas Didik. [WLC02]

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: konflik Rusia-Ukrainaminyak mentahperang Rusia-Ukrainaprodusen minyakUni Soviet

Editor

Next Post
Sesar baru yang diidentifikasi BMKG. Foto bmkg.go.id.

BMKG Identifikasi Sesar Baru Pascagempa Pasaman Barat

Discussion about this post

TERKINI

  • Dampak karhutla, wilayah Kota Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, diselimuti kabut asap pada Kamis, 8 Oktober 2026. Foto BNPB.Respons Protes Negara Jiran Dampak Karhutla, Prabowo Perintahkan Penanganan Optimal
    In Bencana
    Selasa, 13 Oktober 2026
  • Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, yang terjadi pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto BPBD Kabupaten Gayo Lues.Bencana Banjir dan Longsor Landa Aceh dan Sumatra Barat Ratusan Penduduk Mengungsi
    In Bencana
    Senin, 12 Oktober 2026
  • Aksi Hari Tani Nasional 2025 mengusung desakan reforma agraria, 24 September 2025. Foto KPA.Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Agraria Kritik Penunjukan Kepala BRAN
    In News
    Jumat, 2 Oktober 2026
  • Pusat gempa dangkal 5,4 magnitudo di Pantai Timur Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Foto tangkap layar BMKG.Gempa Dangkal di Laut Flores Kepulauan Selayar Dirasakan IV MMI
    In News
    Kamis, 1 Oktober 2026
  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media