Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

DPR Janji Pantau Aksesibilitas Transportasi Masyarakat Adat di Pulau Enggano

Selasa, 1 Juli 2025
A A
Aksi solidaritas masyarakat Pulau Enggano di Bengkulu, 5 Mei 2025. Foto Dok. AMAN.

Aksi solidaritas masyarakat Pulau Enggano di Bengkulu, 5 Mei 2025. Foto Dok. AMAN.

Share on FacebookShare on Twitter

“Ada waktu dua bulan bagi negara untuk menjawab semua keluhan masyarakat adat di Pulau Enggano. Ini yang akan kami kawal dan tagih terus,” kata Rukka di Jakarta, Jumat, 27 Juni 2025.

Baca juga: Dugong, Mamalia Laut yang Dilindungi dan Berperan Menyimpan Karbon

Pelaksanaan Inpres tersebut menjadi tugas kementerian, lembaga pemerintah, dan para kepala daerah di Bengkulu. Mereka yang menyelesaikan permasalahan di Pulau Enggano. Penanganan masalahnya harus mencakup penyediaan layanan dasar bidang sosial, pendidikan dan kesehatan, penyediaan pasokan pangan dan sembako, serta penyediaan bahan bakar minyak untuk seluruh kapal yang akan melayani rute dari dan ke Pulau Enggano.

Selain itu, pemerintah juga harus memfasilitasi pemasaran hasil laut Enggano serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dan infrastruktur.

“Untuk melakukannya, Gubernur Bengkulu perlu membentuk tim koordinasi yang melibatkan semua pihak yang berkepentingan di daerah, terutama menjamin adanya partisipasi masyarakat,” tegas dia.

Baca juga: Belajar dari Kasus Juliana, Operator hingga Pendaki Harus Patuhi SOP Pendakian Ekstrem Gunung Rinjani

Sebelumnya, Prabowo resmi menerbitkan Inpres 12 Tahun 2025 terkait upaya percepatan pembangunan pulau terluar Indonesia di Pulau Enggano, Bengkulu.

“Tetap semangat rakyat Enggano. Kami akan terus bantu dan mendorong pembangunan di Pulau Enggano,” kata Prabowo usai menandatangani inpres tersebut di Istana Negara Jakarta, Selasa, 24 Juni 2025.

Penandatanganan Inpres 12 Tahun 2025 dilakukan usai Prabowo melakukan rapat dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad beserta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Baca juga: Cuaca Ekstrem Intai Sepekan Depan, Waspada Liburan ke Puncak hingga Labuan Bajo

Ketua Pelaksana Harian AMAN Wilayah Bengkulu, Fahmi Arisandi mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah menerbitkan inpres tersebut.

“Doa seluruh masyarakat adat di Pulau Enggano akhirnya terjawab,” kata Fahmi Arisandi.

Fahmi berharap kondisi 4.000 masyarakat adat di Pulau Enggano yang beberapa bulan ini terkesan diabaikan dapat ditanggulangi sehingga situasi normal kembali.

“Kami percaya itu. Dan kini, kami tinggal menunggu realisasi dari inpres itu,” kata Fahmi. [WLC02]

Sumber: DPR, AMAN

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: AMANDPRInpres 12 Tahun 2025Masyarakat AdatPulau Enggano

Editor

Next Post
Ilustrasi ikan kerapu. Foto webherper/pixabay.com.

Tambang, Limbah dan Hilir Mudik Kapal Tongkang Ancam Ekosistem Ikan Kerapu Raja Ampat

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media