Rabu, 16 September 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

DPR Minta Solusi Polusi Udara Tidak untuk Jakarta Saja

Rabu, 16 Agustus 2023
A A
Polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Foto Manggala Agni VI Daop Tanah Laut.

Polusi udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Foto Manggala Agni VI Daop Tanah Laut.

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga: Corie Indria Prasasti: Solusi Polusi Udara Harus Ramah Lingkungan

“Kami menyarankan agar pemerintah dengan kementerian atau lembaga terkait, bijaklah mengambil kebijakan melalui data. Data dari Kemenhub, dari KLHK, dari Kesehatan, berapa banyak korban yang terdampak polusi dan lain-lain. Baru merumuskan permasalahan untuk mencari solusinya seperti apa,” kata Riezy.

Panja Polusi Udara
Wakil Ketua Komisi IV DPR Anggia Erma Rini menyatakan akan membentuk Tim Panja untuk mengatasi permasalahan kenaikan polusi udara yang mengganggu kualitas udara, terutama di Jabodetabek. Permasalahan tersebut juga akan segera didiskusikan bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Terutama (polusi udara) di Jakarta ya, ini udah memprihatinkan dan benar-benar menurut saya perlu penanganan yang serius. Khusus, fokus untuk itu, penanganannya itu yang komprehensif,” ujar Anggia.

Baca Juga: Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat, Jokowi Ganti Solusi Work from Home

Menurut dia, untuk mengatasi permasalahan polusi udara perlu ada kerja sama dari berbagai pihak. Karena pemerintah provinsi DKI Jakarta tidak bisa bergerak sendiri. DPR harus segera turun tangan untuk bisa membantu mengurai agar kualitas udara menjadi lebih baik.

“Polusi udara ini bikin nggak sehat. Anak-anak kita juga, kita mempertaruhkan banyak hal kalau abai terhadap kondisi polusi itu,” jelas Politisi Fraksi PKB ini.

Baca Juga: Sampah Sudah Ada Mulai Tahap Produksi, Distribusi hingga Konsumsi Produk

Usulan solusi dari Presiden Joko Widodo untuk melakukan WFH, menurut Anggia tidak dapat menjadi solusi, tetapi menjadi alternatif. Harus ada kebijakan-kebijakan yang mendukung untuk mengurangi segala bentuk hal yang menyebabkan penurunan kualitas udara. Dengan memanfaatkan berbagai resource, Anggia berharap ada solusi kebijakan atas buah pemikiran untuk mengurai permasalahan polusi udara ini.

“Kalau kendaraan bermotor itu kan, setelah sekian tahun, lalu mesinnya rusak, bikin polutan banyak, itu tidak ada aturan enggak boleh dipakai. Itu salah satu contoh. Mungkin ada Inovasi atau kreativitas atau apapun untuk bisa cari regulasi peraturan yang bisa membantu mengurangi polusi. Menanam pohon misalnya tapi seberapa banyak konversinya terhadap polutan itu?” kata Anggia. [WLC02]

Sumber: Parlementaria DPR

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: audit lingkunganKomisi IV DPRpolusi udarasolusi polusi udaraTim Panja Polusi Udarawork from home

Editor

Next Post
XR Bunga Terung desak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berani menyatakan sudah mengalami krisis iklim. Foto XR Bunga Terung Kalimantan Timur.

Walhi Nilai Pidato Jokowi Kontradiktif dengan Kenyataan, Ini Catatannya

Discussion about this post

TERKINI

  • Peoples’ Conservation Summit (PCS) 2026: Road to COP-17 CBD, Armenia, digelar sejak 1 hingga 3 September 2026 di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas, UGM, Yogyakarta.PCS 2026 Hasilkan Deklarasi Konservasi Rakyat Indonesia
    In News
    Sabtu, 5 September 2026
  • Ilustrasi anak-anak bermain di wilayah konservasi. Foto Sasint/Pixabay.com.PCS 2026: Kisah Masyarakat Adat Mengupayakan Konservasi, Melawan Marjinalisasi
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Ilustrasi satu kesatuan hubungan manusia dengan alam dalam konservasi. Foto Charlvera/AI/Pixabay.com.PCS 2026: Wilayah Konservasi Bukan Ruang Kosong, Ada Kesatuan Manusia dengan Alam
    In Lingkungan
    Jumat, 4 September 2026
  • Jaringan masyarkat sipil mendesak pemerintah menghentikan konflik agraria dan pelanggaran HAM di Desa Rakawuta, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, dan di wilayah Komunitas Adat Muara Tae, Kutai Barat, Kalimantan Timur.Hentikan Konflik Agraria dan Pelanggaran HAM di Rakawuta dan Muara Tae
    In News
    Kamis, 3 September 2026
  • Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus). Foto Geopix.Karhutla Borneo, 25 Juta Hektar Wilayah Habitat Orangutan Kalimantan Terbakar
    In Lingkungan
    Kamis, 3 September 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media