Sabtu, 28 Maret 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dua Orang Tewas dalam Bencana Hidrometeorologi di Kota Manado   

Minggu, 6 Maret 2022
A A
Banjir di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis, 3 Maret 2022. Sumber foto BNPB.

Banjir di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis, 3 Maret 2022. Sumber foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dua orang meninggal dunia dalam bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor yang melanda Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. BNPB mengimbau masyarakat untuk siap-siaga menghadapi potensi bencana susulan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan bencana banjir dan longsor di Kota Manado terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah terdampak.

Dalam kejadian bencana tersebut, sebut Muhari, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan warga terdampak.

Baca Juga: Gempa Aceh 5,6 Magnitudo, Daryono: Ciri Khas Gempa Megathrust

“Dua warga dilaporkan meninggal dunia dan 278 jiwa dari 155 kepala keluarga terdampak pada peristiwa banjir serta tanah longsor yang terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Kamis, 3 Maret 2022,” ujar Abdul Muhari, Minggu, 6 Maret 2022.

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan aliran Sungai Tondano, Sungai Sario, Sungai Malendeng dan Sungai Bailang, meluap.

“BPBD Kota Manado mencatat, sedikitnya ada 13 kelurahan di 5 kecamatan yang terdampak peristiwa itu,” kata Muhari.

Baca Juga: Banjir Klaten, BNPB Imbau Warga Waspadai Curah Hujan Hingga Minggu

Wilayah terdampak, Kelurahan Denlu, Kelurahan Malendeng, Kelurahan Paal Dua dan Kelurahan Ranomuut di Kecamatan Paal Dua. Kemudian Kelurahan Ranotana Weru, Kelurahan Karombasan Utara dan Kelurahan Wanea di Kecamatan Wanea.

Berikutnya, Kelurahan Singkil Dua, Kelurahan Kombos Timur dan Kelurahan Tenate Tanjung di Kecamatan Singkil. Selanjutnya adalah Kelurahan Sumompo di Kecamatan Tuminting dan Kelurahan Taas serta Kelurahan Tikala Baru di Kecamatan Tikala.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirbanjir Kota ManadoBencana HidrometeorologiBNPBBPBDKota ManadolongsorProvinsi Sulawesi Utara

Editor

Next Post
Ilustrasi tsunami. Foto KELLEPICS/pixabay.com.

BRIN dan BMKG Rancang Regenerasi Sistem Peringatan Dini Tsunami

Discussion about this post

TERKINI

  • Westa, aplikasi pengelolaan sampah berbasis AI. Foto Dok. FEB UGM.Aplikasi Westa, Identifikasi Jenis dan Berat Sampah untuk Menghitung Emisi Karbon
    In IPTEK
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Seorang mahout memandikan gajah di aliran sungai kawasan Konservasi Gajah Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Foto Soetana Hasby/Wanaloka.com.Instruksi Presiden untuk Selamatkan 21 Kantong Gajah yang Tersisa
    In News
    Sabtu, 14 Maret 2026
  • Dua perempuan menanam padi di sawah. Foto Wanaloka.com.Terdampak Perjanjian Dagang Timbal Balik Indonesia-USA, Perempuan Adat Melawan
    In Lingkungan
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Desakan pengesahan RUU Masyarakat Adat dalam Aksi Kamisan, 5 September 2024. Foto AMAN.Hari Masyarakat Adat Nasional, Tak Ada Alasan RUU Masyarakat Adat Tak Disahkan
    In Rehat
    Jumat, 13 Maret 2026
  • Pengolahan sampah di PIAT UGM. Foto Dok. Humas UGM.Tragedi Bantargebang Akibat Pengelolaan Sampah Berorientasi pada Pembuangan
    In Lingkungan
    Kamis, 12 Maret 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media