Sabtu, 30 Agustus 2025
wanaloka.com
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dua Orang Tewas dalam Bencana Hidrometeorologi di Kota Manado   

Minggu, 6 Maret 2022
A A
Banjir di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis, 3 Maret 2022. Sumber foto BNPB.

Banjir di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis, 3 Maret 2022. Sumber foto BNPB.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Dua orang meninggal dunia dalam bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor yang melanda Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. BNPB mengimbau masyarakat untuk siap-siaga menghadapi potensi bencana susulan.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan bencana banjir dan longsor di Kota Manado terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah terdampak.

Dalam kejadian bencana tersebut, sebut Muhari, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan ratusan warga terdampak.

Baca Juga: Gempa Aceh 5,6 Magnitudo, Daryono: Ciri Khas Gempa Megathrust

“Dua warga dilaporkan meninggal dunia dan 278 jiwa dari 155 kepala keluarga terdampak pada peristiwa banjir serta tanah longsor yang terjadi di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Kamis, 3 Maret 2022,” ujar Abdul Muhari, Minggu, 6 Maret 2022.

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan aliran Sungai Tondano, Sungai Sario, Sungai Malendeng dan Sungai Bailang, meluap.

“BPBD Kota Manado mencatat, sedikitnya ada 13 kelurahan di 5 kecamatan yang terdampak peristiwa itu,” kata Muhari.

Baca Juga: Banjir Klaten, BNPB Imbau Warga Waspadai Curah Hujan Hingga Minggu

Wilayah terdampak, Kelurahan Denlu, Kelurahan Malendeng, Kelurahan Paal Dua dan Kelurahan Ranomuut di Kecamatan Paal Dua. Kemudian Kelurahan Ranotana Weru, Kelurahan Karombasan Utara dan Kelurahan Wanea di Kecamatan Wanea.

Berikutnya, Kelurahan Singkil Dua, Kelurahan Kombos Timur dan Kelurahan Tenate Tanjung di Kecamatan Singkil. Selanjutnya adalah Kelurahan Sumompo di Kecamatan Tuminting dan Kelurahan Taas serta Kelurahan Tikala Baru di Kecamatan Tikala.

Terkait

Page 1 of 2
12Next
Tags: banjirbanjir Kota Manadobencana hidrometeorologiBNPBBPBDKota ManadolongsorProvinsi Sulawesi Utara

Editor

Next Post
Ilustrasi tsunami. Foto KELLEPICS/pixabay.com.

BRIN dan BMKG Rancang Regenerasi Sistem Peringatan Dini Tsunami

Discussion about this post

TERKINI

  • Ginseng Jawa (Talinum paniculatum). Foto Alam Sari Petra.Ginseng Jawa Lebih Aman Dikonsumsi Ketimbang Ginseng Korea
    In Rehat
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Gelaran Indonesia Climate Justice Summit (ICJS) 2025 hari pertama di Jakarta, 26 Agustus 2025. Foto Dok. ARUKI.ICJS 2025, Masyarakat Rentan Menuntut Keadilan Iklim
    In Lingkungan
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Kepala BMKG melakukan kunjungan ke UPT Stasiun Meteorologi (Stamet) Kelas I Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, 24 Agustus 2025. Foto BMKG.Akhir Agustus 2025, Potensi Karhutla di Riau Meningkat
    In News
    Selasa, 26 Agustus 2025
  • Lalat buah. Foto CABI Digital Library/digitani.ipb.ac.id.Pengendalian Lalat Buah dengan Teknologi Nuklir, Amankah?
    In IPTEK
    Senin, 25 Agustus 2025
  • Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan tertutup soal penertiban tambang ilegal di Hambalang, Bogor, 19 Agustus 2025. Foto Laily Rachev/BPMI Setpres.Alasan Prabowo Tertibkan Tambang Ilegal agar Negara Tetap Memperoleh Pendapatan
    In Lingkungan
    Senin, 25 Agustus 2025
wanaloka.com

©2025 Wanaloka Media

  • Tentang
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2025 Wanaloka Media