Jumat, 26 Juni 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Dua Pekan Siaga, Status Gunung Lewotobi Laki-Laki Naik Lagi Menjadi Awas

Minggu, 7 September 2025
A A
Penampakan Gunung Lewotobi Laki-laki, Minggu, 7 September 2025 pukul 15.54 WITA. Foto Magma Indonesia.

Penampakan Gunung Lewotobi Laki-laki, Minggu, 7 September 2025 pukul 15.54 WITA. Foto Magma Indonesia.

Share on FacebookShare on Twitter

Wanaloka.com – Minggu, 7 September 2025 sekitar pukul 16.00 WITA, gunung api Lewotobi Laki-laki terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tebal tinggi sekitar 100-200 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat daya, barat dan barat laut.

Sehari sebelumnya, Sabtu, 6 September 2025, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali meningkatkan status gunung api di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur itu dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas). Status gunung api itu sempat diturunkan dari Awas menjadi Siaga pada 23 Agustus 2025 lalu.

Kepala Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Alam (ESDM), Muhammad Wafid menjelaskan peningkatan aktivitas terlihat jelas dari rekaman kegempaan yang mengindikasikan adanya suplai magma menuju permukaan.

Baca juga: Sekitar 360 ha Sawit Ilegal di Leuser Ditumbangkan untuk Pulihkan Fungsi Hutan

“Data kegempaan mencatat lonjakan gempa tremor harmonik dan gempa vulkanik dalam yang mengindikasikan ada suplai magma baru di kedalaman serta migrasi magma dangkal ke permukaan, meskipun pergerakannya relatif lambat,” ungkapnya di Bandung, Sabtu (6/9).

Selain itu, pemantauan deformasi dengan tiltmeter selama sepekan terakhir menunjukkan pola inflasi atau penggembungan tubuh gunung secara perlahan. Kondisi ini patut diwaspadai karena berpotensi memicu erupsi.

Sementara data Global Navigation Satellite System (GNSS) justru memperlihatkan kecenderungan deflasi, yang menandakan aktivitas vulkanik lebih dominan pada kedalaman dangkal.

Baca juga: Alasan Campak Dapat Meyebabkan Kematian dan Wabah

Seiring dengan peningkatan status ini, masyarakat juga diingatkan untuk mewaspadai potensi banjir lahar apabila terjadi hujan lebat, terutama di daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Api Lewotobi Laki-laki, seperti di Nawakote, Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen.

Bagi warga yang terdampak hujan abu sebaiknya menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk melindungi saluran pernapasan. Sebaran abu vulkanik juga berpotensi mengganggu operasional bandara dan jalur penerbangan jika mengarah ke wilayah bandara maupun rute pesawat.

Baca juga: Tantangan Budidaya Abalon di Tengah Ombak Pantai Selatan yang Tinggi

“Masyarakat diminta tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 kilometer dari puncak, serta pada sektor barat daya-timur laut hingga 7 kilometer dari pusat erupsi,” imbuh Wafid.

Badan Geologi meminta Pemerintah Daerah untuk terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi. Informasi terbaru mengenai perkembangan aktivitas gunung api dapat diakses melalui situs resmi Magma Indonesia maupun kanal media sosial Badan Geologi. [WLC02]

Sumber: Kementerian ESDM

Terkait

Tags: Badan Geologi Kementerian ESDMGunung Lewotobi Laki-lakiKabupaten Flores Timurstatus AWAS

Editor

Next Post
Danau Toba di Sumatera Utara. Foto Dok. Kemenpar.

Geopark Kaldera Toba Kembali Menerima Status Green Card

Discussion about this post

TERKINI

  • Laskar Talijiwo dari Pracimantoro, Wonogiri sampaikan penolakan tambang dan pabrik semen kepada Bupati Wonogiri, 25 Juni 2026. Foto Dok. Laskar Talijiwo.Temui Bupati Wonogiri, Laskar Talijiwo Sampaikan Tolak Tambang Gamping dan Pabrik Semen
    In News
    Jumat, 26 Juni 2026
  • Ilustrasi sampah organik dari sisa buah-buahan. Foto Artis Digital/pixabay.com.Temuan Ombudsman DIY, Aktivitas TPS 3R Sokowaten Tak Berizin dan Sebabkan Pencemaran
    In News
    Senin, 22 Juni 2026
  • Acara ISWBC 2026 bertema Beyond Species: Rethinking Conservation in an Era of Uncertainty, 11 Juni 2026. Foto Leoni/UGM.Pejabat Kehutanan Bicara Peran Masyarakat Adat Menjaga Biodiversitas Saat Krisis Iklim
    In News
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Para pejabat menunjukkan peta calon lokasi bandar antariksa di Distrik Biak Utara yang mengancam wilayah adat Warbon. Foto Istimewa.LBH Papua Nilai Rencana Pembangunan Bandar Antariksa di Wilayah Adat Warbon Cacat Hukum
    In Lingkungan
    Sabtu, 20 Juni 2026
  • Ilustrasi tawon yang berkoloni. Foto jcbeni.Pixabay.com.Tawon yang Berkoloni Mengenali Wajah Manusia yang Mengganggunya
    In IPTEK
    Jumat, 19 Juni 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media