Kamis, 29 Oktober 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gayatri Marliyani: Gempa Bumi di Laut Mindanao Umum Terjadi

Gempa di Mindanao menjadi pengingat bagi Indonesia yang sama-sama berada di kawasan Cincin Api Pasifik, di mana Asia Tenggara berada di lingkungan tektonik aktif.

Jumat, 12 Juni 2026
A A
Dosen Geologi Fakultas Teknik UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto Kagama.co

Dosen Geologi Fakultas Teknik UGM, Gayatri Indah Marliyani. Foto Kagama.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kendati demikian, gempa Mindanao tidak berarti akan langsung memicu gempa besar di Indonesia. Sebab setiap sumber gempa memiliki karakteristik dan siklusnya masing-masing.

“Yang lebih penting adalah menjadikan peristiwa ini momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan,” kata dia.

Indonesia memiliki sejarah panjang terkait gempa bumi dan tsunami sehingga perlu memahami bahwa ancaman tersebut merupakan risiko nyata yang harus dihadapi bersama. Ia merekomendasikan edukasi kebencanaan, latihan evakuasi, pembangunan infrastruktur tahan gempa, serta penguatan sistem peringatan dini perlu terus dilakukan.

Terkait mitigasi bencana, ia mengingatkan masyarakat pesisir perlu segera melakukan evakuasi ketika peringatan dini tsunami dikeluarkan otoritas. Masyarakat tidak perlu menunggu tanda-tanda seperti air laut surut atau gelombang datang karena waktu evakuasi seringkali sangat terbatas. Pada waktu tersebut, respons cepat menjadi kunci keselamatan.

“Bagi masyarakat yang merasakan gempa kuat dan lama di wilayah pesisir, prinsip yang perlu diingat adalah gempa kuat, segera menjauh dari pantai,” ujar dia.

Selain itu, jika tersedia jalur evakuasi dan tempat evakuasi vertikal untuk segera menuju lokasi tersebut. Ia juga menyebutkan perlunya mengutamakan informasi dari sumber resmi seperti BMKG, BNPB, BPBD, pemerintah daerah, maupun lembaga terkait lainnya. Penyebaran informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan kepanikan dan mengganggu proses evakuasi.

Sebagai penutup, Gayatri menekankan bahwa gempa bumi dan tsunami merupakan bagian dari dinamika alam serta proses geologi yang tidak dapat dicegah. Namun, dampaknya dapat diminimalkan melalui kesiapsiagaan yang baik.

Menurut Gayatri, yang terpenting adalah membangun budaya sadar bencana. Kewaspadaan tidak berarti hidup dalam ketakutan. Dengan pengetahuan yang baik dan respons yang tepat, risiko dapat dikurangi dan lebih banyak nyawa dapat diselamatkan ketika bencana terjadi. [WLC02]

Sumber: UGM

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: FilipinaGayatri Indah MarliyaniGempa bumiJurusan Geologi Fakultas Teknik UGMLaut Mindanao

Editor

Next Post
Sidang gugatan intervensi Walhi atas kasus gugatan KLH melawan PT TPL di PN Medan, 10 Juni 2026. Foto Dok. Walhi.

Gugatan Intervensi Walhi, PT TPL Harus Pulihkan 29.939 Ha Kawasan Terdampak Senilai Rp2,6 Triliun

Discussion about this post

TERKINI

  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Karhutla 2026, HRWG Tuntut Pemerintah Transparan Soal Data Lahan Terbakar dan Mengusut Pihak Bertanggungjawab
    In Lingkungan
    Senin, 26 Oktober 2026
  • Pertemuan 20 organisasi masyarakat sipil kawasan Asia Pasifik dalam Asia Pacific System Change Convergence 2026 di Yogyakarta, pada 17-21 Oktober 2026. Foto Istimewa.Organisasi Masyarakat Sipil Asia Pasifik Serukan Perubahan Sistem Mengakhiri Krisis Ekologis dan Ketidakadilan Global 
    In News
    Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Aktivis Greenpeace Indonesia membentangkan spanduk raksasa di Monumen Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa, 20 Oktober 2026. Foto Greenpeace Indonesia.Dua Tahun Rezim Prabowo, Aktivis Greenpeace Bentangkan Spanduk ‘Bencana Makin Parah, Hidup Makin Susah’
    In News
    Selasa, 20 Oktober 2026
  • Bencana Sumatra. Foto Walhi.Tidak Tetapkan Bencana Sumatra Sebagai Bencana Nasional, Prabowo Digugat
    In News
    Senin, 19 Oktober 2026
  • Kondisi Desa Sei Gita, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, diselimuti kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Selasa, 13 Oktober 2026. Foto Dok Borneo Is Burning.Mitigasi Krisis Iklim, Suhu Permukaan Meningkat Tren Curah Hujan Menurun
    In Lingkungan
    Sabtu, 17 Oktober 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media