Senin, 10 Agustus 2026
wanaloka.com
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video
No Result
View All Result
wanaloka.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

Gempa 7,2 Magnitudo Laut Banda Picu Tsunami Minor, Gempa Susulan Cukup Tinggi

Kamis, 9 November 2023
A A
Pusat gempa 7,2 magnitudo di Laut Banda, Maluku, yang memicu tsunami minor terjadi pada Rabu, 8 November 2023. Foto Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Pusat gempa 7,2 magnitudo di Laut Banda, Maluku, yang memicu tsunami minor terjadi pada Rabu, 8 November 2023. Foto Google Earth berdasarkan koordinat BMKG.

Share on FacebookShare on Twitter

Daryono menyatakan, hasil monitoring BMKG untuk gempa bumi di Laut Banda menunjukkan adanya 45 aktivitas gempa susulan (aftershocks) dengan magnitudo terbesar 6,8 magnitudo pada Rabu, 8 November 2023, pukul 20,02 WIB dan disebut gempa susulan signifikan.

Pusat gempa di Laut Banda 6,8 magnitudo terletaj pada koordinat 6,21 derajat Lintang Selatan, 129,98 derajat Bujur Timur, berjarak 244 kilometer arah Barat Laut Tanimbar, Maluku, pada kedalaman 40 kilometer.

Baca Juga: Pilihlah Bangunan Kayu karena Renewable dan Menyerap Karbon

Dijelaskan Daryono, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan (kerak bumi) di dasar Laut Banda, dengan mekanisme pergerakan geser (strike-slip).

Ditegaskan, gempa susulan signifikan ini tidak berpotensi tsunami. Sedangkan guncangan gempa dirasakan di daerah Banda dan Saumlaki dengan skala intensitas III MMI.

BMKG kembali melaporkan terjadinya gempa susulan di Laut Banda dengan parameter update magnitudo 5,5 pada Kamis, 9 November 2023, pukul 00.25 WIB. Pusat gempa susulan ini terletak pada koordinat 5,50 derajat Lintang Selatan, 130,31 derajat Bujur Timur, berjarak 266 kilometer arah Barat Daya Seram Bagian Timur, Maluku, pada kedalaman 22 kilometer.

Baca Juga: Moratorium Izin Tambang DAS Progo, Walhi Yogya: Awal Pemulihan Lingkungan

Gempa susulan ini tidak berpotensi tsunami. Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa dirasakan di daerah Amahai dan Banda, Maluku Tengah pada skala intensitas III MMI, dan daerah Kilmury, Seram Bagian Timur dengan skala intensitas II hingga III MMI.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” jelas Daryono.

BMKG menyebutkan, aktivitas gempa susulan juga kategori gempa dangkal dengan 5,5 magnitudo akibat adanya aktivitas deformasi batuan (kerak bumi) di dasar Laut Banda, dengan mekanisme pergerakan geser (strike-slip). [WLC01]

Sumber: Inatews BMKG

Terkait

Page 2 of 2
Prev12
Tags: deformasi kerak bumigempa dan tsunamigempa dangkal di Laut BandaGempa Kepulauan Tanimbargempa laut Bandagempa Laut Banda picu tsunamigempa susulan di Laut Banda

Editor

Next Post
Peringatan HKAN 2023 di Kalimantan Tengah. Foto ppid.menlhk.go.id.

HKAN 2023, Menteri Siti Ingatkan Manusia Menjaga dan Hidup Selaras dengan Alam

Discussion about this post

TERKINI

  • Ilustrasi gerhana matahari total. Foto Dok. BMKG.Masyarakat Indonesia Bisa Saksikan Fase Gerhana Matahari Total 12 Agustus di Kanal NASA
    In News
    Minggu, 9 Agustus 2026
  • Bencana ekologis di Sumatra. Foto Walhi.Deklarasi Desk Disaster Walhi: Hentikan Narasi “Bencana Alam” untuk Menghapus Tanggung Jawab
    In Lingkungan
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Menteri LH M. Jumhur Hidayat dalam Pelatihan Sertifikasi Lingkungan Hidup bagi Hakim Peradilan Umum, Militer, dan Tata Usaha Negara Seluruh Indonesia Angkatan XXIII di Bogor, 3 Agustus 2026. Foto Dok. KLH/BPLH.Menteri Jumhur: Putusan Pengadilan Harus Pulihkan Ekosistem dan Hentikan Perusakan Alam
    In News
    Rabu, 5 Agustus 2026
  • Ilustrasi semangka tanpa biji. Foto Congerdesign/Pixabay.comBudidaya Buah Tanpa Biji Tetap secara Alami
    In IPTEK
    Selasa, 4 Agustus 2026
  • Tongkang pengangkut batubara di perairan Sungai Mahakam. Foto Dok Wanaloka.com.Ribuan Ton Batu Bara Tumpah di Perairan Jepara, BRIN Survei Verifikasi Pencemaran
    In News
    Selasa, 4 Agustus 2026
wanaloka.com

©2026 Wanaloka Media

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

No Result
View All Result
  • Home
  • Indepth
  • Lingkungan
  • Sosok
  • News
  • Foto
  • Bencana
  • Traveling
  • IPTEK
  • Rehat
  • Video

©2026 Wanaloka Media